Tab dan Window di Ps CS4

Seperti yang saya katakan di artikel sebelumnya, interface Photoshop  CS4 sangat mirip dengan browser. File-file yang terbuka disimpan dalam bentuk tab. Anda bisa klik dan geser tab-tab yang ada untuk menampilkannya dalam jendela baru. Seperti di CS2, posisi jendela gambar bisa berada di luar jendela utama Photoshop.

tab window

Adobe Stonehenge

Saya pernah menulis artikel di blog ini tentang Adobe Red Pill yang merupakan salah satu easter egg Photoshop. Artikel kali ini tentang easter egg Photoshop CS4, stonehenge. Tahan ctrl lalu klik menu Help|About Photoshop.
stonehenge_1
Yang akan muncul bukan Adobe Photoshop tapi Adobe Stonehenge. Stonehenge adalah nama kode untuk Photoshop CS4 sebelum dilempar ke pasar.
stonehenge_2
Continue reading Adobe Stonehenge

Feather

Berturut-turut Adobe memperbarui perintah Feather di CS3 dan CS4. Di CS2 ke bawah, perintah Feather berada langsung di bawah menu Select. Sejak versi CS3, Feather dimasukkan ke dalam submenu Modify, bersama-sama dengan Border, Smooth, Expand, dan Contract.
[In CS2 and earlier, Feather command is placed under menu Select. In CS3, we’ll find inside submenu Select|Modify.]
Di CS4 shortcut-nya diubah dari ctrl+alt+D menjadi shift+F6. Perubahan ini mungkin membuat para pemula bingung jika membaca tutorial Ps versi lama. Banyak penulis, termasuk saya, lebih suka menuliskan langsung shortcut-nya dibanding menulis “sekarang coba klik Select|Modify|Feather lalu ….”.
[Starting CS4, shortcut for Feather has been changed from ctrl+alt+D to shift+F6]
clip_image002
clip_image004

Kode Warna Layer

Anda bisa memberi kode warna ke layer atau grup layer di Photoshop. Caranya melalui layer properties dari menu palet Layers. Cara lebih cepat adalah dengan ctrl+klik ikon mata di depan thumbnail layer. Dari sana Anda memilih salah satu warna yang tersedia.
[You can add color code to layer or group by ctrl+click eye icon in front it then choose the color.]

Mengisi seleksi atau layer

Untuk mengisi seleksi atau seluruh layer digunakan perintah Fill yang memiliki shortcut shift+F5. Sebenarnya, ada shortcut yang tidak terdokumentasi untuk mengisi seleksi atau layer tanpa melalui kotak dialog Fill. Tekan alt+Delete untuk mengisi dengan warna dengan warna depan dan ctrl+Delete untuk mengisi dengan warna belakang. Tombol Delete bisa diganti dengan Backspace.
[Not many people know this trick. Hit alt+Delete to fill selection or layer with foreground and ctrl+Delete to fill with background. You can also replace Delete with Backspace.]

Source Gambar Gratis dan Berkualitas

Bekerja dengan Photoshop tentunya membutuhkan banyak resource gambar. Jika Anda royal, berani bayar mahal untuk gambar-gambar bagus, silakan masuk ke istockphoto.com. Situs istockphoto adalah situs penjual foto terkemuka di dunia dengan standar kualitas tertinggi di antara yang lain. Bagaimana jika Anda sama dengan saya, lebih suka yang gratis tapi tidak mau mengorbankan kualitas? Anda bisa memperolehnya di situs stock.xchng (stock exchange) yang beralamat di sxc.hu.
Continue reading Source Gambar Gratis dan Berkualitas

Membuat Pin dengan Photoshop


Saya belajar teknik ini pertama kali dari tutorial di psdtuts.com. Tapi saya tidak begitu cocok dengan teknik dan penjelasannya (terlalu singkat dan tidak begitu jelas), jadi saya buat tutorial ini menggunakan teknik yang sedikit berbeda.
[First time I learn this technique from psdtuts.com. But I’m not quite satisfied with their explanation so I recreate it here using different approach.] Continue reading Membuat Pin dengan Photoshop

Menjalankan Bridge Secara Otomatis

Adobe Bridge adalah browser dari Adobe yang mendukung semua file-file dari Adobe. Bridge bisa menampilkan thumbnail file Photoshop (psd), InDesign (idd), Illustrator (ai), bahkan flash (swf). Jika mau, Anda bisa membuat Bridge otomatis muncul setiap kali Photoshop dijalankan. Buka Preferences (ctrl+K) dan aktifkan Automatically Launch Bridge.
[To automatically launch Adobe Bridge every time Photoshop start hit ctrl+K and activate Automatically Launch Bridge.]

NB: Walaupun memiliki banyak fasilitas menarik, program ini terlalu membebani sistem. Bridge membutuhkan memori minimal 512 MB. Saya sendiri lebih suka menggunakan ACDSee 10 untuk browsing gambar, lebih cepat dan tidak terlalu berat.