Membahas Pencurian Konten Blog

Seperti pekerjaan lainnya, blogging membutuhkan waktu dan energi. Anda perlu mencari berbagai referensi, menyatukannya dengan pendapat pribadi, kemudian merangkainya ke dalam kata-kata dengan susunan yang logis. Tidak mudah memang. Mungkin itu sebabnya ada beberapa pemilik blog –saya tidak akan menyebutnya blogger– yang memilih mengambil cara mudah, menyalin (copy paste) tulisan blogger lain.

Menyalin memang mudah, Ctrl + A, Ctrl + C, lalu Ctrl + V. Selesai! Anda memperoleh tulisan berkualitas tanpa perlu menghabiskan waktu sama sekali. Tentu saja, ini melanggar asas dasar dari proses pembuatan sebuah karya. Tidak perlu diragukan bahwa menyalin adalah tindakan buruk yang harus dihindari siapa pun, terutama bagi mereka yang mengklaim sebagai penulis atau blogger. Wajar saja jika kita lebih suka menyebutnya pencurian kontent.

[hr]

Kerugian Mencuri Posting Blog

Beberapa bulan lalu, saya bertemu seorang fotografer. Konsep fotografinya unik. Di blognya saya juga menemukan karya-karya yang menarik. Saya bahkan berminat untuk menampilkannya di Desaindigital. Satu hal yang menyebalkan, ada posting salinan dari situs desain Webdesignerdepot. Bagaimana mungkin Desaindigital menampilkan karya seseorang yang tidak menghargai karya orang lain? Jangan heran jika ada blogger lain yang akan berpikir sama. Jika ingin karya Anda dihargai, mulailah dengan menghargai karya orang lain.

Jika ingin karya Anda dihargai, mulailah dengan menghargai karya orang lain.

Mencuri posting blog berarti Anda tidak menghargai penulis dan proses penulisannya. Sebagai ilustrasi, artikel di DesainDigital biasanya membutuhkan waktu 3-4 jam. Pembuatan tutorial lebih lama lagi, paling cepat 5-6 jam. Menyalinnya begitu saja –tanpa ada kompensasi atau izin– berarti Anda tidak menghargai waktu, tenaga, dan energi yang dibutuhkan dalam proses penulisannya.

Tindakan seperti ini, jika terus dibiarkan akan membekas ke dalam pikiran Anda. Sedikit demi sedikit Anda akan beranggapan bahwa ini sah-sah saja. Sebagai pelaku, Anda tidak lagi menganggapnya sesuatu yang salah atau memalukan.

[hr]

Kenapa Harus Posting Original?

Belajar Menulis

Tidak semua orang bisa menulis. Ada beberapa orang yang sama sekali tidak bisa mengungkapkan pemikirannya ke dalam tulisan. Berdasarkan pengalaman saya , skill menulis tidak perlu dipelajari. Untuk bisa menulis, Anda tinggal menulis, lalu menulis, lalu terus menulis. Saya biasa membandingkan menulis dengan berlari. Untuk berlari, Anda tidak perlu membaca buku teori lari atau mempelajari algoritma cara berlari. Teori akan membantu Anda berlari lebih baik, namun intinya tetap praktek berlari. Tanpa itu, semua teori akan sia-sia. Jika terbiasa menyalin tulisan blogger lain, Anda tidak akan pernah menjadi penulis yang baik. Anda hanya akan menjadi penyalin yang baik.

Desaindigital adalah tempat saya belajar menulis. Bagi saya, menulis artikel sangat sulit –lebih sulit daripada menulis tutorial. Artikel awal di Desaindigital bisa membutuhkan waktu 2 hingga 3 minggu. Namun, setelah beberapa bulan, menulis artikel menjadi semakin mudah. Sekarang, saya bisa menulis artikel dalam 2 atau 3 jam.

Membantu Anda untuk Memahami Persoalan Rumit

Ketika menyalin, Anda hanya sekadar memindahkan tulisan. Di sana, hampir tidak ada proses belajar yang terjadi. Dengan menulis sendiri, Anda terpaksa mencari referensi untuk bahan penulisan. Tidak cukup sekadar menemukan informasi, Anda pun harus mengolahnya, memilih yang terbaik, dan menghasilkan argumentasi pribadi. Dalam proses ini, Anda tidak hanya menemukan informasi baru, namun Anda juga memperoleh pemahaman baru.

Proses ini saya alami ketika membahas Spec Work di industri desain. Spec Work adalah fenomena baru yang selalu memicu perdebatan. Dalam proses penulisan artikel ini, saya membaca puluhan argumen baik dari pendukung maupun penolak Spec Work. Akhirnya, saya bisa memahami Spec Work secara lebih dalam, bisa mempertimbangkan sisi positif dan negatifnya, dan berakhir dengan menolak Spec Work.

Memaksa Anda untuk Belajar

Penulis hanya bisa merangkum. Penulis tidak mungkin bisa menulis lebih banyak daripada informasi yang diketahuinya. Itu mustahil. Untuk ilustrasi, kita coba melihat ini dalam bentuk angka. Jika informasi yang diketahui penulis sebesar 100, maka tulisannya tidak mungkin 150. Tulisannya tidak mungkin sama persis 100, karena penulis pasti memfilter informasi yang dimilikinya. Tulisannya paling hanya 80. Yang diperoleh pembaca adalah 80 informasi tadi.

Ketika menulis tutorial Manipulasi Foto dengan Efek Cahaya dan Objek Abstrak 3 Dimensi, saya sama sekali tidak pernah membuat karya bertema permainan efek cahaya. Ketika itu, saya terlebih dahulu mempelajari teknik manipulasi efek cahaya dari kurang lebih 10 tutorial. Saya juga perlu mencari stock foto yang cocok untuk projek ini. Saya juga membuka arsip lama seniman dengan teknik efek cahaya mengagumkan seperti Tony Ariawan dan Svprmachine. Dalam proses pengerjaannya, saya juga mencoba beberapa teknik seleksi. Melalui tutorial ini, saya belajar banyak teknik baru. Bandingkan dengan pembaca tutorial yang hanya belajar beberapa teknik yang bisa jadi tidak akan berguna jika menggunakan stock foto yang berbeda. Pembaca tidak mengalami proses pencarian panjang yang dilakukan penulis.

Ketika menyalin, Anda jelas tidak menulis, Anda juga belum tentu membaca. Jadi, apa yang bisa Anda pelajari?

Menghasilkan Blog Yang Unik

Semua blog ingin unik dan berbeda dari yang lain. Blog berkualitas mampu memberikan sesuatu yang tidak ada di tempat lain. Itulah alasan utama pengunjung Anda datang. Jika blog Anda hanya sekadar salinan blog lain, maka praktis tidak ada alasan untuk datang. Tentu saja lebih masuk akal untuk datang ke blog pemilik tulisan asli. Artikel asli akan selalu diperbarui oleh pemiliknya. Komentar yang Anda berikan juga dijawab langsung oleh penulisnya.

[hr]

Solusi Mudah Menulis Posting Berkualitas?

Jadi, bagaimana caranya jika kita tidak memiliki banyak waktu namun ingin menghasilkan posting berkualitas? Menulis jelas membutuhkan banyak waktu. Mencari referensi mungkin tidak akan cukup satu atau dua jam. Belajar teknik baru mungkin tidak cukup hanya dari dua atau tiga tutorial saja.

Tidak ada dan tidak akan pernah ada cara mudah untuk membuat tulisan berkualitas. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk menulis, berarti Anda tidak menganggap menulis sebagai sesuatu yang serius. Berhenti saja, cari pekerjaan atau hobi lain yang memang Anda anggap menarik.

[hr]

Kesimpulan

Kita sangat diuntungkan dengan keberadaan internet dan isinya yang beragam. Saat ini, kita bisa memperoleh banyak ilmu dengan gratis. Tidak perlu pendaftaran atau uang muka. Kita tinggal membaca dan mempraktekkannya. Jangan merusak kultur yang sudah baik ini hanya demi recehan dari iklan PPC. Biasakan diri Anda untuk menghargai karya orang lain.

Persiapan Dalam Menghadapi Penulis Tamu

Anda sudah menjalankan situs pribadi untuk beberapa bulan. Ada banyak komentar di setiap post, sering dikunjungi oleh blogger senior, sering dijadikan referensi dalam posting blog, link situs Anda muncul di blogroll. Anda pikir sudah saatnya mengajak orang lain untuk ikut berkontribusi di blog. Jadi, Anda menulis posting mengumumkan bahwa situs ini siap menerima penulis tamu. Anda duduk tenang dan bersiap-siap menunggu kiriman tulisan. Sayangnya, ternyata tidak segampang itu.

Beberapa bulan lalu saya menulis sebuah posting membahas beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menerima tawaran menulis tamu. Intinya, seorang penulis harus terlebih dahulu memikirkan secara matang keuntungan yang dia peroleh dari menulis tamu. Malah, saya lebih menyarankan untuk menolak tawaran menulis tamu jika ada banyak keraguan. Terdengar kejam? Betul sekali. Saya mengatakan ini berdasarkan pada perspektif seorang penulis komersil. Di artikel ini, saya akan membahas tema yang sama namun dari sudut pandang berbeda, persiapan yang diperlukan blogger untuk menerima penulis tamu.

[hr]

1. Tingkatkan Kualitas Situs

Perhitungannya sederhana. Jika kualitas situs Anda buruk, maka Anda tidak akan pernah bisa menarik penulis tamu berkualitas. Seandainya ada yang tertarik, kualitasnya pun pasti akan seburuk Anda atau bahkan lebih buruk. Jadi, jika ingin memperoleh penulis tamu berkualitas mulailah dengan meningkatkan kualitas posting Anda.

Dengan melakukan ini, Anda telah menentukan standar tulisan yang akan dimuat di situs. Calon penulis otomatis menyadari bahwa tulisannya hanya akan diterima jika berkualitas minimal sama atau lebih baik dari tulisan yang telah diterbitkan. Secara tidak langsung Anda juga telah melakukan proses seleksi dan beban Anda berkurang untuk menolak tawaran tulisan yang masuk.

2. Mempersiapkan Pembayaran Penulis

Jika situs Anda bertujuan komersil, sangatlah tidak pantas jika tidak ada sedikit pun bayaran bagi para penulis tamu. Ini berarti memanfaatkan penulis demi keuntungan egois diri sendiri. Jangan pernah berfikir bisa mengambil tulisan gratis dan mengambil keuntungan darinya! Di situs besar, harga per artikel berkisar antara 30-500 USD. Sepengetahuan saya, umumnya tutorial dihargai lebih mahal dari tulisan biasa.

Bagaimana jika situs Anda tidak komersil dan murni hanya untuk berbagi saja? Mudah saja, calon penulis tamu pasti sudah menyadarinya sejak awal. Sepintas pun, situs yang murni untuk berbagi akan terlihat berbeda. Tidak akan ada banner iklan, tidak ada google adwords, atau link referral. Kalaupun ada, jumlahnya akan sedikit dan tidak begitu mencolok. Untuk mempermudah, jelaskan sebelumnya bahwa Anda tidak sanggup membayar disertai dengan alasan-alasan yang logis.

Bagaimana jika situs Anda memang dirancang untuk komersil namun belum sanggup membayar penulis tamu? Ya jangan mengundang penulis tamu! Ini sama saja dengan mencari untung sebesar-besarnya tanpa ingin mengeluarkan modal. Eksploitasi adalah praktek yang jahat. Selain itu, penulis berkualitas tidak akan tertipu oleh trik serendah ini.

3. Memperbaiki Desain Situs

Salah satu tujuan penulis tamu adalah menumpang popularitas situs yang ditujunya. Ini bisa diperoleh melalui link balik ke situs atau jaringan sosialnya. Jadi, pastikan desain situs Anda bisa mengakomodasi ini. Praktek yang umum adalah menambahkan ruang biografi dan link penulis di bagian akhir halaman. Sebagai nilai tambah, Anda bisa memperbesar avatar, menonjolkan link, dan menandai komentarnya agar penulis terlihat semakin menonjol.

Berikut adalah beberapa situs dengan desain yang sangat baik bagi penulis tamunya. Smashing Magazine membuat tombol khusus untuk situs dan twitter penulisnya.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

WebDesignFan menyimpan profil penulis di sidebar tepat di samping judul artikel.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

Design Instruct menyimpan profil penulis tepat di bawah judul artikel sehingga lebih terlihat oleh pembacanya. Komentar penulis di semua post ditandai latar khusus dengan tulisan “Contributor” di bawahnya.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu
Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

Psdtuts+ menyediakan ruangan biografi penulis yang sangat besar.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

Belajar Web Design membuat tombol khusus untuk halaman twitter penulis dan menuliskan beberapa tweet terakhirnya. Gravatar para penulis tamu juga dipamerkan di sidebar.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu
Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

Berikut adalah dua contoh tampilan situs yang menerima penulis tamu namun tanpa persiapan di sisi desain. Hasilnya, penulis tamu tidak terlihat menonjol.

Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu
Persiapan dalam Menghadapi Penulis Tamu

4. Mempersiapkan Standar Penulisan

Untuk mempermudah penulis, pastikan blog Anda telah memiliki standar penulisan. Misalnya, di blog ini semua sub judul ditulis dalam Heading 3, sub-sub judul ditulis dalam Heading 4, semua sub judul dengan tema berbeda dipisahkan oleh garis horizontal, lebar gambar tidak lebih dari 600 px, setiap artikel disertai thumbnail berukuran 200 x 200 px, dst.

Agar lebih mudah lagi, siapkan template penulisan dalam sebuah file. Sertakan juga keterangan tentang aturan tata bahasa dan hal-hal lain yang mungkin diperlukan. Sebagai contoh, di situs ini shortcut ditulis dengan spasi, misalnya shortcut perintah Open ditulis Ctrl + O dan bukan Ctrl+O. Anda bisa membaca standar tulisan DesainDigital di file ini.

Standar penulisan ini sangat penting. Selain mempermudah penulis tamu, ini akan mempermudah Anda –pemilik blog– ketika mengedit tulisan.

[hr]

Kesimpulan

Bagi sebagian mungkin persiapan ini terlalu rumit. Namun, saya rasa ini wajar jika Anda ingin memperoleh tambahan posting yang berkualitas. Jika Anda tidak mau melakukan satu pun persiapan yang disebut di atas namun tetap membuka lowongan penulis tamu, saya rasa kita sudah bisa menebak hasilnya.ūüėČ

Cara Menjawab Komentar Negatif dalam Tutorial

Salah satu perbedaan terbesar tutorial di blog dan buku adalah interaktivitas pembaca dan penulis sangat dekat. Pembaca dapat dengan mudah memberi masukan, membantah, atau bahkan seenaknya mencaci penulis. Bagaimanakah seharusnya sikap kita terhadap komentar yang bernada negatif?

Tidak menjawab komentar sama sekali bukan langkah yang bagus karena memberi kesan penulis tidak peduli pada pembacanya. Menjawab komentar pun tidak bisa sembarang, terutama jika tulisan kita berada di situs lain. Jawaban kita –secara literal– akan tetap berada di sana selamanya.

[hr]

Jenis Komentar Negatif yang Sering Muncul

Berikut adalah beberapa jenis kritik negatif yang sering saya temukan dalam sebuah tutorial:

1. Kritik Terhadap Teknik yang Digunakan

Salah satu komentar negatif yang sering muncul dalam tutorial adalah kritik terhadap teknik yang digunakan. Mereka beranggapan bahwa teknik yang digunakan penulis sangat tidak efektif dan membuang waktu. Pemahaman ini salah karena faktanya desain bukan ilmu pasti yang mewajibkan penggunaan metode tertentu. Proses desain bisa menggunakan berbagai cara dan metode yang mungkin sekali berbeda bagi setiap desainer.

Salah satu kritik yang sering saya terima adalah tentang penggunaan Photoshop dalam menggambar objek. Banyak yang beranggapan bahwa cara paling logis adalah menggunakan program vektor atau program 3D. Saya pribadi saat ini merasa sangat nyaman dengan Photoshop dan tidak berminat mempersulit diri dengan belajar program baru. Jika hasilnya sudah cukup bagus dengan Photoshop, kenapa harus menggunakan yang lain? Bahkan saya sendiri tidak yakin jika yang berkomentar bisa melakukan seperti yang dikatakannya. Untuk kritik seperti ini, saya biasanya membela diri dan mengatakan “Anda tidak harus mengikutinya, tapi beginilah cara kerja saya.”

2. Kritik Terhadap Hasil Tutorial

Untuk ini kita harus bisa menerima bahwa mungkin sekali editor melakukan kesalahan. Editor situs tutorial sebesar PSDtuts+ sekalipun kadang meloloskan tutorial dengan hasil yang buruk dan di bawah standar. Well, sometimes shit happens. Kita tidak bisa selamanya sempurna, tetap saja selalu ada saat-saat buruk. Jika ini terjadi, langkah terbaik adalah mengakui kesalahan kita dan mengatakan bahwa kita akan berbuat lebih baik lagi.

Kadang hasil tutorial sudah bagus namun tidak memenuhi standar sebagian orang. Sudah umum diketahui bahwa standar desain dan seni tidaklah selalu seragam. Bahkan karya seni yang sudah dibeli perusahaan besar masih saja menuai protes. Dalam kondisi ini, tidak ada gunanya untuk berdebat.

3. Kritik Yang di Luar Kemampuan Kita

Ada juga beberapa kritik yang benar-benar di luar pengetahuan kita. Kritik semacam ini cukup rumit untuk dijawab. Bagaimana bisa menjawab sementara pengetahuan kita terbatas? Kritik semacam ini mungkin terjadi jika Anda menulis untuk situs besar yang banyak dikunjungi desainer professional.

Jika memungkinkan, saya sarankan untuk menanggapi kritik seperti ini secara personal. Menjawab secara membabi buta akan semakin menunjukkan ketidakmampuan kita dan tentunya memberi kesan jelek. Seandainya menjawab, akuilah dengan jujur ketidakmampuan kita. Komunitas internet bisa kejam jika mereka mau, namun semua menghargai kejujuran.

Saya pernah mencoba menghubungi pengomentar melalui account DeviantArt yang dia gunakan. Walaupun komentarnya cukup pedas, setelah dihubungi secara langsung dia berbaik hati menjelaskan maksud kritiknya.

4. Kritik Pedas Yang Berlebihan

Kritik semacam ini memiliki tendensi ingin menjatuhkan kredibilitas penulis. Biasanya komentar semacam ini tidak meninggalkan nama ataupun link. Kita bisa menyebutnya bentuk baru dari surat kaleng.

Saya lebih suka membiarkan komentar semacam ini dan tidak menanggapinya. Seandainya ditanggapi bisa saja penulis dianggap berlebihan dan tidak bisa menerima kritik. Saya juga pernah membaca komentar beberapa penulis yang balik menantang, mempertanyakan kontribusi komentator. Menurut saya ini tidak baik, karena tanpa dijawab pun kontribusi penulis sudah jelas dan sebaliknya bagi si pengomentar. Yang menarik adalah sering kali salah seorang di antara komunitas akan membela penulis. Mungkin inilah yang disebut karma.

5. Kritik Yang Tidak Masuk Akal

Epic failure! Untuk kritik semacam ini, Anda bisa menjawab atau membiarkannya. Tidak ada bedanya.

[hr]

Kesimpulan

Respon pembaca penting bagi penulis untuk meningkatkan kualitas tulisannya. Setiap kritik yang diterima harus diterima secara positif, walaupun sering kali itu menyebalkan.

Wawancara dengan Steven Snell, Pemilik Vandelay Design dan Vandelay Premier

Hari ini DesainDigital beruntung karena memiliki kesempatan langka untuk menggali informasi dari salah satu desainer terkemuka level dunia, Steven Snell. Steven Snell adalah pendiri dua blog besar di dunia desain, VandelayDesign dan DesignM.ag. Steven juga sempat aktif menulis di beberapa situs besar seperti Smashing Magazine, Freelance Switch, Psdtuts+, dan WebdesignerDepot. April 2010, Steven menjual blognya, DesignM.ag dengan harga yang sangat spektakuler, $50.000. Kini Steven memulai projek baru di Vandelay Premier.

wawancara dengan Steven Snell, Pemilik Vandelay Design dan Vandelay Premier

[hr]

Wawancara

1. Hai Steven, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk melakukan wawancara ini. Mari mulai dengan perkenalan singkat. Dari mana asal Anda? Apa latar belakang Anda? Pekerjaan? Sudah berapa lama aktif di bidang ini?

Sama-sama Mohammad. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya saat ini tinggal di (USA), Saya pindah dari New Jersey satu bulan lalu. Saya menjalankan Vandelay Design, yang sekarang di dalamnya termasuk juga Vandelay Premier. Saya memulai Vandelay Design sekitar 3 atau 4 tahun lalu dan sebelumnya saya juga sempat menjalani kerja mendesain paruh waktu, terutama untuk teman dan keluarga.

2. Anda dulu bekerja full time dan sekarang berkarir sebagai desainer freelance. Ditambah lagi, background Anda bukan desain. Seberapa sulitkah untuk membuat keputusan ini? Apa saran Anda bagi mereka yang ingin memulai karir freelance?

Betul sekali. Sebetulnya saya sempat bekerja full time sebagai auditor selama beberapa tahun dan mulai menjalani pekerjaan paruh waktu mendesain dan blogging sebelum berhenti total dan memutuskan freelance sepenuhnya. Saya memulai desain web lebih sebagai sebuah hobi, namun saya juga melihat ada banyak kesempatan di dalamnya, tidak sekadar desain tapi juga bisnis online secara umum. Setelah beberapa tahun bekerja di orang lain saya memiliki hasrat kuat untuk mandiri, kombinasi dari desain web  dan blogging memungkinkan itu terjadi.

Berhenti dari kerja full time saya tidaklah sulit. Saya sudah bisa menghasilkan cukup uang dari pekerjaan sampingan saya, sehingga saya merasa percaya diri untuk melakukan lompatan lebih jauh tanpa ada resiko secara finansial. Saran saya pada yang lainialah untuk memulai freelance ketika masih memiliki pekerjaan full time, jika memungkinkan. Ini akan mengurangi tekanan karena Anda tidak harus menghasilkan banyak uang dengan segera, baru ketika merasa siap Anda bisa mulai beralih ke freelance full time.

3. Sebagai freelancer full time, hal apa yang paling Anda sukai? Apa saja tantangannya dibandingkan dengan kerja full time?

Beberapa hal yang paling saya sukai adalah fleksibilitas dan banyaknya kemungkinan. Sekarang, saya memperoleh penghasilan dari kerja dengan klien, penjualan iklan di blog, and akhir-akhir ini dari program keanggotaan di Vandelay Premier, Jadi, setiap hari saya bisa memilih pekerjaan yang ingin saya lakukan, tanpa ada boss yang memaksakan apa yang harus dilakukan. Saya bisa bepergian dan masih tetap bekerja (sekarang saya mengetik wawancara ini di kamar hotel), dan yang paling penting, saya memilih kontrol penuh pada masa depan saya dan potensi pendapatan yang diperoleh. Sebagai seorang pekerja, saya dibatasi dengan kenaikan gaji yang sangat minim dan kenaikan karir hanya mungkin jika ada posisi kosong. Tahun terakhir masa kerja saya adalah ketika kondisi perekonomian mulai menurun, waktu itu sangat sulit untuk memperoleh tanggapan bagus dari boss hanya untuk memperoleh sedikit kenaikan gaji karena perusahaan sangat membatasi kenaikan gaji di setiap pegawai. Saya ingin memiliki lebih banyak kendali pada penghasilan yang saya peroleh, dan saya juga memiliki lebih banyak motivasi untuk bekerja keras dan melakukan yang terbaik.

Tantangan freelance bagi saya adalah mempertahankan keseimbangan kerja dan kehidupan. Sangat mudah untuk bekerja dalam waktu lama tapi itu bukan kebiasaan baik dan tidak baik untuk ke depannya. Tantangan lain adalah manajemen waktu. Saya memiliki banyak pekerjaan di satu waktu, tapi saya juga butuh waktu mengurusi hal-hal terkait menjalankan bisnis, mengatur keuangan, atau mempersiapkan rencana bisnis jangka panjang. Saya juga harus meningkatkan kemampuan saya, dan sering kali sulit menemukan waktu untuk mengikuti tutorial atau sekadar bereksperimen sendiri.

wawancara dengan Steven Snell, Pemilik Vandelay Design dan Vandelay Premier

4. Ada berapa situs yang Anda jalankan sekarang? Bagaimana cara Anda mengatur waktu untuk mengurusnya?

Saya menjalankan Vandelay Design dan Vandelay Premier, ditambah saya juga memiliki jaringan 8 situs termasuk di dalamnya 6 galleri yang di-update hampir setiap hari. Bahkan, saya baru saja menambahkan kedelapan jaringan situs itu ke Flippa, mudah-mudahan bisa segera terjual. Menemukan waktu untuk menjalankan segalanya tidaklah mudah, itu sebabnya saya putuskan untuk menjual situs-situs itu and menggunakan semua waktuku untuk Vandelay Design dan Vandelay Premier. Sekitar empat bulan lau, saya juga menjual DesignM.ag, yaitu blog yang saya mulai dua tahun lalu. Saya menjualnya karena saya akan meluncurkan Vandelay Premier dan saya butuh waktu ekstra untuk menjalankannya.

5. Berdasarkan pengalaman Anda menjalankan beberapa blog besar, apa rahasia dari blog sukses? Tidak saja populer tapi juga menguntungkan secara finansial.

Saya kira kunci dari membangun blog sukses/populer adalah fokus pada konten, dan menjalankannya dengan konsisten. Saya telah melihat banyak blog dalam beberapa tahun yang memiliki banyak potensi, tapi si blogger kehilangan minat atau tidak memiliki cukup kesabaran. Membangun blog butuh waktu, terutama jika Anda menjalankannya sendirian dan tidak mengeluarkan dana untuk iklan. Anda harus bekerja keras sebelum mulai melihat hasilnya, tapi sesudah menghasilkan itu akan setara dengan penantian yang Anda lakukan.

Untuk membangun blog yang menguntungkan, saya kira salah satu caranya adalah dengan tidak terburu-buru memonetisasi. Di blog Vandelay Design, saya mulai memasang iklan setelah memiliki lebih dari 100.000 pengunjung per bulan. Di titik itu, sangat mudah untuk menjual iklan karena ada banyak pengiklan yang sudah lama tertarik tapi belum bisa membeli iklan. Saya kira penting juga untuk melangkah ke belakang dan melihat semua kemungkinan yang ada setiap saat. Jangan terjebak dengan hanya menjual banner iklan sebagai satu-satunya metode monetisasi. Gunakan waktu Anda untuk memikirkan cara memonetisasi situs dan jangan ragu untuk bereksperimen.

6. Jika Anda harus memilih antara mendesain dan blogging, apa yang akan Anda pilih? Mengapa?

Mungkin saya akan jawab mendesain, tapi saya tetap ingin bisa bekerja di projek pribadi dan sekaligus mendesain untuk klien. Blogging sangat menyenangkan, tapi tidak selalu mudah untuk memiliki ide bagi posting blog.

7. Saya perhatikan Anda fokus pada website gereja and saya yakin Anda termasuk orang yang religius. Apa keyakinan beragama adalah faktor kuat dalam kesuksesan Anda?

Keyakinan saya (saya beragama kristen) adalah alasan dari semua yang saya lakukan. Saya mencoba untuk bekerja keras dan mempercayai Tuhan dengan segenap detailnya, dan Dia selalu membimbing saya.

8. Pertanyaan terakhir. Bisakah berbagi saran bagi mereka yang ingin mengikuti jejak kesuksesan Anda?

Saran saya adalah untuk bekerja keras dan jangan menyerah. Seperti saya sebutkan di atas, saya telah melihat banyak blogger (di niche desain maupun niche lainnya) yang memiliki potensi besar, tapi mereka tidak ingin melakukan pekerjaan yang semestinya untuk memperoleh kesuksesan. Jika blogging atau desain hanyalah sekadar hobi bagi Anda, maka bagus, nikmatilah. Tapi jika kamu ingin menjadikan itu sebagai karir, jangan biarkan permulaan yang lambar membuat Anda putus asa, tetaplah memperbaiki diri dan akhirnya Anda sampai pada tujuan. Bahkan sekarang, di saat saya memiliki karir yang sungguh saya nikmati, saya tetap memiliki banyak hal yang harus saya perbaiki. Saya tetap mencoba untuk selalu fokus memperbaiki diri.

[hr]

Portfolio

Anda bisa menemukan Steven Snell di situs-situs berikut:

[hr]

Penutup

Steven, terima kasih atas waktu Anda. Saya harap pengalaman Anda membantu komunitas desain lokal di Indonesia. Tidak banyak blog desain lokal di Indonesia, jadi saya yakin wawancara ini akan menjadi resource yang berguna bagi kami.

Inilah Yang Terjadi Ketika Konten Dicuri

Terima kasih pada dimasangga, saya menemukan ternyata salah satu artikel terbaru saya dicuri oleh situs lain. Selain copy paste artikel, pemilik situs juga melakukan hotlinking. Jadi, inilah yang saya lakukan.

Saya mengganti gambar yang digunakan di artikel dengan dua gambar berikut:

Inilah Yang Terjadi Ketika Konten Dicuri
Inilah Yang Terjadi Ketika Konten Dicuri

Hasilnya bisa Anda baca di sini, Pokoknya Autoblogging Itu Menyebalkan. Titik!.

Inilah Yang Terjadi Ketika Konten Dicuri

[hr]

Bagaimana Menurut Anda?

Jadi, bagaimana menurut Anda? Punya ide kreatif lain untuk menghukum pencuri konten blog?

Autoblogging Itu Menyebalkan. Titik!

Saya telah membaca beberapa artikel yang menyarankan blogger untuk menggunakan software Autoblogging di situsnya. Beberapa hari lalu, saya juga menemukan komentar di blog lain yang bertanya tentang penggunaan software Autoblogging. Bagi saya, Autoblogging menyebalkan. Autoblogging adalah salah satu dosa besar blogger, bahkan pelakunya sama sekali tidak pantas disebut blogger.
[hr]

Apa itu Autoblogging?

Kita mulai dengan definisi, apa itu Autoblogging? Autoblogging adalah software (atau plugin) yang bisa menghasilkan posting blog secara otomatis. Di bawah adalah definisi dari salah satu software Autoblogging populer, WProbot.

WP Robot is a powerful and easy to use autoblogging plugin for WordPress weblogs allowing you to turn your blog on complete auto-pilot and drip-feed it with fresh content in regular intervals you specify. And the best part: The posts created will be targeted to any keyword you enter and any topic you could ever think of!

Terdengar menarik bukan? Menulis post blog baru bukan sesuatu yang mudah, apalagi post blog yang berkualitas. Pertanyaannya besarnya, bagaimana bisa menulis dilakukan secara otomatis? Tidakkah itu terdengar ganjil? Anda tidak mungkin menggunakan software untuk menulis buku. Puluhan tutorial di situs ini juga mustahil ditulis secara otomatis menggunakan software. Jadi, bagaimana proses yang sesungguhnya?

Software autoblogging sebetulnya akan mencari posting-posting dari blog lain, sesuai dengan kriteria yang Anda gunakan, lalu menjadikannya posting situs Anda. Ya Tuhan, bukankah itu mencuri? Yeah benar! Software autoblogging secara sederhana mencuri posting dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Premis awal, tidak ada yang bagus dari mencuri.

Membantah Alasan Pengguna Autoblogging

Saya sudah katakan dengan jelas di judul artikel ini, Autoblogging menyebalkan! Saya juga mengatakan bahwa Autoblogging adalah pencurian. Tetap saja para pengguna autoblogging selalu memiliki alasan pembenaran.

  1. Bukankah tujuan semua blog untuk berbagi?
  2. Bukankah semua blogger ingin menyebarkan tulisannya?
  3. Bukankah blogger memperoleh backlink yang menguntungkan situsnya?
  4. Bukankah situs-situs besar juga sering kali mengambil berita dari situs lain?
  5. Saya hanya berniat baik. Ilmu bagus perlu disebarkan.

Argumen-argumen di atas sebetulnya dangkal. Pertama, betulkah semua blogger ingin berbagi ilmu? Benar sekali, mereka secara sukarela berbagi ilmunya. Saya berbagi skill Photoshop, Richard Fang berbagi intuisi desain webnya, Fabio Sasso berbagi inpirasi yang diperolehnya setiap hari. Semua blogger berbagi di situsnya masing-masing, tapi tidak membaginya ke semua situs. Saya juga menulis tutorial di situs lain. Ya, itu juga berbagi. Tapi saya dibayar untuk itu. Apakah pengguna Autoblogging membayar untuk tutorial itu?

Kedua, sebagian pengguna Autoblogging menuliskan link ke artikel asli. Bukankah itu berarti backlink yang bisa mengangkat PR situs di mata Google? Ini sungguh pemahaman yang salah. Google tidak begitu saja memperhitungkan semua link. Link dari situs-situs tidak berkualitas tidak akan diperhitungkan sama sekali. Nah, kira-kira situs pengguna autoblogging berkualitas atau tidak? Apakah pemilik blog asli akan tertarik dengan backlink dari situs semacam itu?

Ketiga, beberapa situs besar juga mengambil berita dari situs lain. Ya, memang ada beberapa situs besar dengan reputasi bagus yang secara rutin mengambil berita dari situs lain, misalnya Hizbut-Tahrir Indonesia dan Michael Moore. Perlu diketahui bahwa mereka memilih sendiri berita yang diambilnya dan tidak membabi-buta berdasarkan algoritma mesin.

Keempat, berniat baik ingin menyebarkan ilmu. Pertanyaannya, apakah tidak ada cara lain untuk ini? Bisa sedikit lebih kreatif?

Autoblogging Tidak Menghasilkan Artikel Berkualitas dan Unik

Dalam prosesnya, autoblogging akan mengambil post dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Kedua artikel ini akan sama persis. Akankah pembaca tertarik dengan artikel yang juga ada di situs lain? Tentu saja tidak. Blog berkualitas hanya akan menampilkan artikel berkualitas dan unik, tidak ada di tempat lain.

WProbot sedikit lebih pintar dari software lain dan bisa menghasilkan konten yang unik. Coba baca caranya di bawah.

If that’s still not enough to impress you, here is another nice feature: With the translation module WP Robot can translate any post it creates before adding it to your weblog by using Google Translate. By translating the content several times (for example from English to German to English) WP Robot can add instant unique, English content to your weblog!

WProbot akan membuat kontent yang dicurinya unik dengan cara menerjemahkannya secara berulang-ulang. Misalnya, diterjemahkan ke Inggris, Jerman, Urdu, Arab, lalu kembali diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Hah! Coba bayangkan akan seperti apa hasilnya! Terlebih lagi, proses penerjemahan ini dilakukan dengan Google Translate.

Dilihat dari SEO, Autoblogging sebenarnya berbahaya. Google tidak bodoh. Google bisa dengan mudah mengenali artikel curian dengan mengenali link internal yang menuju ke situs asli. Jika ini terjadi, Google tidak akan segan-segan untuk memberikan hukuman. Ini pasti dilakukan karena Google ingin menghasilkan pencarian yang akurat. Di forum ini, Anda bisa membaca cerita situs Autoblogging yang mendadak hilang di Google.

Update: Silakan baca juga komentar berisi pengalaman menarik dari Kudiarto.

Ehm, Saya Blogger Pemula? Apa Ada Alternatif Lain?

Menghasilkan posting blog berkualitas tentu saja butuh waktu. Jika Anda tidak punya banyak waktu, cobalah mengurangi posting blog Anda. Tidak perlu bernafsu posting setiap hari. Seminggu sekali dengan postingan berkualitas lebih disukai dari pada banyak postingan sampah, apalagi curian.

Untuk memperoleh artikel yang unik tidaklah begitu sulit. Anda tinggal mencari beberapa artikel lalu tulis kembali menggunakan bahasa Anda sendiri. Ini bukan mencuri tapi terinspirasi. Tentu, jangan lupa untuk menyebutkan artikel-artikal itu sebagai referensi.

Jika tetap tidak bisa, kenapa tidak jadi kolektor. Saya setiap minggu mengumpulkan artikel dan tutorial terbaik dari internet lalu menuliskannya dalam Link Minggu Ini. Ini bukan mencuri, pemilik artikel asli tetap memperoleh traffik dan situs ini memperoleh posting baru. Win-win solution!

Jika tetap tidak bisa, berhentilah ngeblog! Ada banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan. Mungkin ngeblog memang bukan buat Anda.

Mencegah Autoblogging

Salah satu software autoblogging, Autoblogged, menggunakan RSS atau Atom feed untuk sumber pencuriannya.

AutoBlogged is a powerful autoblogging plugin for WordPress that automatically creates blog posts from any RSS or Atom feed.

Jadi, cara termudah untuk menghindari autoblogging adalah dengan hanya memberikan ringkasan di dalam RSS feed. Namun ada masalah lain yang muncul, ini bertentangan dengan filosofi dasar RSS, mempermudah pengunjung memperoleh konten. Apakah logis bagi kita mengorbankan puluhan atau ratusan pembaca setia kita hanya karena ulah beberapa pencuri? Tentu tidak.

Cara berikutnya yang lebih baik adalah dengan menambahkan link internal ke dalam setiap artikel kita. Banyaknya link internal di dalam artikel akan memberikan kesan bahwa artikel itu berasal dari situs kita. Namun kita tetap perlu hati-hati untuk tidak memasukkan terlalu banyak link internal. Gunakan link internal dalam jumlah yang wajar dan masuk akal. Saya sendiri biasanya sudah merasa cukup dengan link internal dari related post di bagian akhir artikel.

Pengalaman Buruk Saya dengan Autoblogging

DesainDigital hingga saat ini tidak pernah mengalami pencurian konten melalui Autoblogging, paling beberapa copy paste artikel. Saya pernah mengalami beberapa kali pencurian konten untuk tutorial tamu di situs lain. Yang paling unik adalah tutorial saya di pv.mgarage. Hanya beberapa menit setelah publish, langsung muncul pingback dengan konten sama persis. Waktu itu, saya bahkan masih dalam proses mengedit beberapa kesalahan grammar dan spelling. Untuk tutorial itu, pv.mgarage membayar saya cukup mahal, situs pencuri memperolehnya secara gratis. Bayangkan saja jika Anda di posisi saya atau pemilik pv.mgarage, bagaimana komentar Anda tentang ini?

[hr]

Referensi

  1. 5 Reasons Why Autoblogging Sucks
  2. Top 5 Autoblogging WordPress Plugins
  3. Pengalaman, Tips dan Trik Menggunakan Autoblog Untuk Bisnis Online

[hr]

Autoblogging Menurut Anda

Bagaimana Autoblogging menurut Anda? Pernahkan memiliki pengalaman buruk dengan Autoblogging? Jika ada, saya berharap Anda mau berbagi di sini.

Mengintip Konsep Redesain DesainDigital

Seminggu ini saya memiliki projek personal yang sangat menarik, redesain situs. Ada dua pihak yang terlibat dalam proses ini, saya dan seorang rekan (yang secara spesifik minta tidak disebutkan namanya). Tugas saya menyiapkan mockup situs dalam format PSD lalu rekan saya mengubahnya menjadi theme wordpress. Di sini, saya akan memperlihatkan proses yang terjadi di balik layar dalam redesain situs ini. Mudah-mudahan proses yang terjadi di situs ini, berguna juga bagi Anda yang berminat melakukan redesain.

Menganalisa Kelebihan dan Kekurangan Desain Lama

Proses redesain cukup menyulitkan, apalagi jika Anda sudah memiliki cukup banyak artikel didalamnya. Selain itu, belum tentu pengunjung rutin Anda akan menyukai tampilan baru yang tentu saja asing baginya. Langkah pertama dalam melakukan redesain adalah menganalisa kelebihan dan kekurangan desainnya. Jika memang kekurangannya cukup besar, maka redesain mungkin saja mutlak diperlukan. Jika ternyata kekurangan itu masih bisa ditolerir, sebaiknya projek redesain dipikirkan kembali dengan cermat.

Salah satu kekurangan utama desain lama adalah kolom isi terlalu sempit. Sebuah situs tutorial idealnya bisa menampung gambar dengan lebar hingga 600px. Di desain lama, lebar gambar maksimum 460px. Kesulitan ini sangat terasa ketika menulis tutorial menggambar laptop, saya tidak bisa mengambil gambar secara lebih dekat tanpa mengorbankan detail bagian lain. Karena situs ini memang fokus pada tutorial, maka kekurangan ini cukup fatal dan redesain memang pilihan yang cukup masuk akal.

Kelebihan yang dimiliki situs lama adalah proses scan artikel sangat mudah. Setiap artikel diawali dengan sebuah gambar besar yang sangat menarik perhatian pembaca. Gambar besar ini bisa diklik menuju ke artikel terkait. Fitur ini sangat saya sukai dan akan tetap dipertahankan.

Menentukan Fungsi dan Gaya Desain

Bagian ini bersifat lebih personal. Setiap orang akan memiliki standar yang berbeda dalam hal ini. Saya sendiri lebih menyukai desain yang minimalis. Fungsi desain yang saya inginkan adalah membantu pembaca fokus pada content. Saya tidak berminat menggabungkan elemen-elemen desain yang wah dan menarik perhatian. Saya menginginkan agar pembaca dapat memperoleh informasi situs dengan mudah dan cepat.

Membandingkan Desain Lama dan Baru

Setelah selesai dengan desain, berikutnya mengevaluasi hasil yang diperoleh. Di bawah adalah beberapa perubahan yang saya lakukan.

Header diperkecil. Dalam desain lama, fokus pengunjung akan langsung menuju ke header besar. Dalam desain baru, huruf D yang selama ini menjadi khas avatar saya berperan juga sebagai logo situs. Ukurannya yang kecil, membuat pengunjung lebih mudah untuk fokus pada isi.

mengintip konsep redesain desaindigital
mengintip konsep redesain desaindigital

Gambar yang menyertai setiap artikel tetap muncul di desain baru, hanya saja kali ini lebih kecil. Gambar bisa diklik untuk menuju ke artikel terkait. Desain ini sangat khas Psdtuts+. Saya memang fans desain-desain Collis, pendiri psdtuts+.

mengintip konsep redesain desaindigital
mengintip konsep redesain desaindigital

Kolom artikel dibuat lebih lebar. Kini lebar gambar bisa mencapai 550px yang tentunya lebih cocok untuk tutorial.

mengintip konsep redesain desaindigital
mengintip konsep redesain desaindigital

Di desain lama saya menambahkan gambar kertas, tulisan tangan asli, dan avatar untuk latar footer. Di desain baru saya membuatnya lebih sederhana menggunakan kotak-kotak.

mengintip konsep redesain desaindigital
mengintip konsep redesain desaindigital

Tampilan avatar komentar diperbesar. Ini memberi penghargaan lebih besar pada pengomentar.

mengintip konsep redesain desaindigital
mengintip konsep redesain desaindigital

Saya menambahkan biodata penulis di bagian dalam artikel. Posisinya tepat setelah excerpt, ini terinspirasi dari layout Design Instruct. Ukuran avatar dibuat sangat besar agar profil penulis lebih menonjol dan sebagai bentuk penghargaan lebih pada penulis. Saya memang berencana menerima penulis tamu, jika ada yang tertarik.

mengintip konsep redesain desaindigital

Beberapa hari saya mulai enjoy nge-tweet. Jadi, di bagian atas situs ditambahkan tweet terakhir saya.

mengintip konsep redesain desaindigital

Saya juga mengedit halaman error 404 agar terlihat unik.

mengintip konsep redesain desaindigital

Saya ingin memberikan sentuhan pribadi pada situs ini, jadi saya tambahkan satu-satunya foto profil saya yang tersedia. Kesan personal ditunjukkan juga dengan penggunaan font bergaya handwriting. Teks itu dibuat tidak lurus dan sedikit menikung agar memberi kesan alami. Sedikit bayangan custom saya tambahkan agar foto terlihat 3D dan tidak membosankan.

mengintip konsep redesain desaindigital

Akhirnya, saya harap Anda menyukai desain baru ini. Ingat, bahwa desain ini belum final, masih ada kemungkinan untuk berubah. Saya tunggu saran dan kritik Anda.

Di artikel berikutnya, saya akan membahas tutorial pembuatan mockup situs di Photoshop. Tunggu saja!