8 Langkah Meningkatkan Skill Photoshop Anda

Bagi pemula, belajar Photoshop adalah sesuatu yang sulit. Panel yang bertebaran di mana-mana dan begitu banyak menu tersedia adalah pemandangan yang menakutkan. Tentu saja segala sesuatu ada tahapannya, Anda tidak bisa belajar Photoshop hanya dalam beberapa hari apalagi beberapa jam. Program ini harus dipelajari sedikit demi sedikit dan secara bertahap. Tidak ada dan tidak akan pernah ada cara singkat untuk belajar. Berikut adalah beberapa cara yang saya temukan berguna dalam meningkatkan skill Photoshop Anda.

[hr]

1. Mengikuti Tutorial

Tutorial adalah cara termudah untuk meningkatkan skill Photoshop Anda. Penulis sudah menyediakan daftar resource yang digunakan dan menjelaskan teknik pembuatannya, Anda cukup mengikutinya saja. Beberapa tutorial bahkan dilengkapi dengan file source yang dihasilkannya sehingga memungkinkan Anda untuk menganalisa susunan layer yang digunakan penulis.

Biasanya tutorial lebih fokus membahas pada teknik, namun ada sebagian tutorial yang juga menjelaskan konsep dengan jelas. Seandainya Anda tidak punya banyak waktu untuk mengikuti tutorial, saya sarankan untuk setidaknya membaca tutorial. Bahkan yang sudah berpengalaman sekalipun sering kali menemukan tips-tips tersembunyi di dalamnya.

Situs tutorial Photoshop favorit saya adalah Psdtuts+, Photoshop Tutorials, Creative Fan, dan Design Instruct. Semua situs ini menyajikan tutorial-tutorial berkualitas dan sering kali ditulis oleh para praktisi sehingga teknik yang dibahasnya pun relevan dengan proses desain sesungguhnya.

Jika Anda tidak mahir berbahasa Inggris, sayangnya situs tutorial lokal yang berkualitas masih sangat sedikit. Situs tutorial lokal yang saya rekomendasikan adalah DesainDigital, Desain Studio, Jurus Grafis, dan Painthink.

Kebanyakan situs tutorial didekasikan bagi pengguna menengah hingga mahir. Bagi pemula, silakan baca rekomendasi sumber belajar di Artikel Kumpulan Sumber Belajar Photoshop Bagi Pemula.

2. Meniru

Cara lain meningkatkan skill adalah dengan meniru projek yang sudah jadi. Ini sedikit lebih sulit daripada mengikuti tutorial karena Anda harus menebak-nebak teknik yang digunakannya. Namun, jika kemampuan Anda sudah cukup bagus, meniru bisa lebih cepat daripada mengikuti tutorial.

Untuk mempermudah proses meniru, sebaiknya cari projek yang disertai daftar source yang digunakan. Karya seperti ini biasa ditemukan di DeviantArt. Dengan begini, Anda tidak perlu kesulitan mencari stock foto yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Membaca Artikel Desain

Tutorial dan meniru biasanya hanya fokus pada teknik. Anda akan belajar teknik namun sering kali tidak akan memahami konsep dari desain yang baik. Untuk itu, sebaiknya Anda banyak membaca artikel-artikel terkait desain.

Secara rutin, kunjungi juga situs yang secara teliti membahas konsep desain. Beberapa situs dengan artikel desain terbaik adalah Smashing Magazine, Web Designer Depot, Vandelay Design, dan Six Revisions.

Tidak sekadar artikel, wawancara pun bisa memberikan informasi menarik. Jika Anda memiliki desainer favorit, coba cari wawancara dengannya. Lewat wawancara ini, biasanya ada pertanyaan menarik yang membahas teknik dan cara kerja mereka.


WebDesignerDepot selalu menyajikan artikel-artikel berkualitas.

4. Bereksperimen

Cara lain untuk belajar adalah dengan bereksperimen dan mencoba hal baru. Misalnya Anda mencoba menggambar objek yang ada di dekat Anda atau membuat projek yang menggabungkan Photoshop dengan program lain. Bereksperimen akan membantu Anda mengenal software lebih jauh dan mungkin menemukan teknik baru yang bisa jadi berguna dalam salah satu pekerjaan Anda.

Salah satu eksperimen saya dibahas dalam tutorial Membuat Illustrative Lettering dari Tulisan Tangan. Di sana saya mencoba bermain dengan tulisan tangan, mengekspornya ke Illustrator, lalu memberi tekstur di Photoshop. Sebelumnya, proses seperti ini adalah sesuatu yang baru bagi saya.

5. Mengikuti Situs Galeri

Untuk meningkatkan skill, Anda harus mengetahui trend desain saat ini dan melihat hal-hal hebat yang dilakukan desainer lain. Melihat karya-karya bagus akan memotivasi Anda untuk menjadi lebih baik dan terus belajar hal baru.

Anda bisa menemukan karya mereka di galeri seni semacam DeviantArt, Behance, atau Creattica. Anda bisa juga menemukan karya-karya menarik terpilih melalui situs-situs inspirasi desain seperti Abduzeedo, Daily Inspiration, Boost Inspiration, dan The Inspiration Blog. Saat ini, ada banyak situs galeri semacam Dribbble yang hanya menampilkan detail desain, namun ini lebih dari cukup karena Anda bisa lebih fokus pada detail.

5. Bergabung dengan Komunitas

Selain mengikuti karya orang lain dari situs galeri, Anda bisa berperan langsung dengan bergabung di komunitas tersebut. Komunitas desain terbesar adalah DeviantArt. Di sana Anda bisa bergabung dengan group tertentu, mengawasi karya desainer yang Anda suka, berkomentar, atau meminta kritik. Keterikatan pada komunitas yang Anda suka bisa memacu Anda untuk membuat karya yang lebih baik.

Jika fokus Anda pada bidang yang lebih spesifik, Anda bisa bergabung dengan forum. Forum biasanya lebih terarah karena semua anggotanya memiliki minat yang sama sehingga tidak menimbulkan banyak gangguan. Misalnya, untuk belajar desain interface Anda bisa bergabung dengan GUI Station. Jika ingin belajar matte painting atau desain karakter, Anda bisa bergabung dengan ConceptArt.

Beberapa komunitas –seperti Forrst atau Dribbble— hanya terbatas untuk desainer yang mereka anggap layak saja. Untuk bergabung ke komunitas ini, Anda harus meminta undangan dari salah satu anggotanya. Dalam komunitas seperti ini diskusinya akan lebih sehat dan lebih bermutu karena semua anggota memiliki reputasi yang harus dijaga.

6. Menjalankan Projek

Untuk memperoleh sebuah projek, Anda harus sudah memiliki skill. Namun hal sebaliknya juga berlaku, projek yang Anda jalankan akan meningkatkan skill. Projek komersil memiliki kemampuan untuk memaksa kita bekerja lebih keras, lebih teliti, lebih tepat waktu, dan mengambil standar yang lebih tinggi. Semakin banyak projek komersil yang Anda lakukan maka akan semakin berkembang kemampuan Anda.

Para pemula yang tidak mungkin memperoleh projek komersil bisa menjalankan langkah ini dengan membuat projek pribadi. Untuk memperoleh hasil maksimal, pastikan untuk menggarapnya seolah-olah itu adalah projek komersil. Tentukan deadline dan standar kualitasnya. Cara inilah yang saya lakukan dengan PSDfreemium. Melalui PSDfreemium –yang sekadar projek pribadi, saya memaksa diri untuk berlatih membuat berbagai jenis elemen desain yang sebelumnya tidak pernah saya sentuh.

7. Menulis Tentang Photoshop

Satu cara yang bagi saya terbukti efektif adalah dengan nge-blog tentang Photoshop. Dengan secara rutin menulis topik yang berkaitan dengan desain dan photoshop, saya telah menuntut diri sendiri untuk terus mencari informasi dan skill baru. Anda bisa melihat di seri Link Minggu Ini saya selalu menuliskan berbagai resource, tutorial, berita, dan informasi baru yang diperoleh setiap minggu.

Selain menambah skill baru, menulis pun bisa dijadikan pekerjaan tambahan. Beberapa desainer yang sudah memiliki traffik tinggi memonetisasi blognya dan memperoleh penghasilan dari iklan, sebagian lagi menjual tulisannya ke situs desain lain, dan banyak lagi yang lebih mudah memperoleh klien melalui blognya.

8. Berlatih, Berlatih, dan Berlatih… dan Berlatih.

Terakhir, Anda harus sering berlatih. Anda tidak bisa belajar hanya dengan membaca tutorial atau menonton videonya. Semua ini harus dilakukan agar badan Anda terbiasa dengan Photoshop dan tidak lagi canggung dalam proses pengerjaannya.

Makin sering menggunakan Photoshop maka pikiran bawah sadar Anda akan secara otomatis bersambung dengannya. Tidak percaya? Cobalah lihat cara kerja pengguna Photoshop yang sudah mahir. Mereka bisa menggunakan shortcut-shortcut tanpa perlu lagi berfikir.

[hr]

Bagaimana dengan Anda?

Bagaimana dengan cara belajar Anda? Apakah ada cara lain yang Anda lakukan dalam belajar Photoshop atau desain? Saya tunggu berbagi pengalamannya melalui komentar di bawah.

Iklan

17 thoughts on “8 Langkah Meningkatkan Skill Photoshop Anda

  1. Saya saat ini hanya sekedar tertarik dengan photosop tetapi masih kurang skill untuk mengembangkannya mas,terlalu mudah untuk menyerah sebelum bisa menyelesaikan satu tutorial dan memakan banyak waktu,mungkin perlu banyak belajar yang untuk pemula dulu nih mas 😀

  2. Nice bg, terkadang dalam belajar kita kerap dikalahkan oleh ego atau nafsu dengan langsung mengerjakan hal-hal yang sulit sehingga melupakan proses pembelajaran yang penting. Dengan adanya artikel seperti ini, para pemula akan lebih bisa menempatkan diri dalam proses belajar. Thanks juga sudah direkomendasikan disini. 🙂

  3. Saya juga merasa tidak nyaman dengan situs-situs scam atau buku-buku palsu yang mengklaim cara cepat belajar Photoshop, cuma 12 jam atau 6 jam. Padahal yang jelas butuh latihan dan tidak cukup tahu teorinya saja.

    Ke situs ini juga beberapa kali ada komentator dari pemilik situs-situs scam begitu tapi biasanya saya hapus.

  4. Saya juga masih sering dikalahkan dengan cepat menyerah dalam belajar desain mas Jeprie. Link-link yang mas Jeprie berikan itu memang bisa menjadi guru yang terbaik untuk meningkatkan skill desain kita. Sedikit demi sedikit saya juga ingin belajar mulai dari yang simpel-simpel dulu

  5. Cara belajar tiap orang berbeda. Kalau saya malah lebih suka belajar langsung yang rumit. Memang prosesnya lebih berat tapi menurut saya tidak akan menghabiskan waktu.

    Kembali ke masalah belajar Photoshop. Memang masih ada situs tutorial Photoshop yang mengajarkan teknik-teknik sederhana, misalnya menghilangkan jerawat, mengubah warna mata, menghaluskan kulit, dan semacamnya. Biasanya tutorial semacam ini ditulis oleh para pemula lagi. Faktanya, teknik yang mereka ajarkan sering kali tidak berguna dalam dunia nyata. Dalam proses editing sesungguhnya, teknik itu hanyalah bagian kecil dari teknik lain yang lebih besar. Jadi, kalau saya lebih suka langsung belajar teknik lebih rumit karena itu projek real yang memang berguna. Resikonya, karena sulit butuh waktu dan kesabaran ekstra. Umumnya, tutorial Photoshop yang berguna proses pengerjaannya di atas dua jam.

    Ini sekadar saran saya saja. Yang pasti setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Agar mudah memahami, kita harus terlebih dahulu mengenali cara belajar kita. Untuk referensi coba baca artikel 6 Tips Belajar Desain Secara Otodidak.

  6. Saya juga sering menjumpai buku-buku yang dengan “bahasa iklan” berusaha memikat calon pembaca. Yang lebih menjengkelkan lagi kalau buku tersebut tipis, berarti isinya cuma sedikit. Dan tak mungkin dengan buku yang isinya cuma sedikit si pemula akan menjadi mahir karena pembahasannya tidak mendalam.
    Salah satu buku yang saya temukan (milik teman) adalah buku yang membahas kaos distro, bukunya sangat tipis, tapi tulisan di cover belakang mengklaim mengajarkan dari awal desain di Corel DRAW sampai proses sablon. Setelah saya buka isinya cuma pengenalan ini, pengenalan itu dst.

  7. Tentang point ke 5. Bergabung dengan Komunitas

    Bagaimana pendapat Mas Jeprie tentang fokus pada bidang spesifik seperti yg tertulis di atas, matte painting, desain karakter ataupun interface dst, apakah perlu untuk menjadi spesifik?
    Tentunya butuh waktu lagi untuk mengenali karakter kita sendiri, lebih cocok untuk menjadi spesifik pada bidang yang mana..

    Kemudian untuk Mas Jeprie sendiri yg sebagai penulis tutorial, kan orang-orang akan membutuhkan macam-macam tutorial, tidak cuma yang spesifik, apalagi kalau punya situs tutorial sendiri. Beberapa orang akan mencari tutorial interface, lalu beberapa orang lain akan mencari tutorial matte painting.

  8. Memang butuh waktu untuk bisa mengenali bidang yang akan kita ambil. Ini tergantung pada minat, skill, dan fasilitas pendukung lain (misalnya software yang dimiliki). Kalau saya lebih menyarankan untuk menjadi desainer yang lebih spesifik. Dengan menguasai bidang yang lebih spesifik, pasar akan lebih kecil namun persaingan akan lebih rendah. Akhirnya kerjaan akan lebih mudah karena kita akan lebih menonjol di banding yang lain.

    Tapi memang ada juga desainer yang menguasai banyak bidang, misalnya desain web + ilustrasi + manipulasi foto + tipografi. Namun ga semua orang bisa seperti itu.

    Sebagai penulis sama juga. Tutorial Photoshop saja ada banyak jenisnya, mulai dari ikon, desain web, interface, melukis, dst. Jika bisa semuanya tidak jadi masalah namun jarang yang bisa begitu.

  9. Saya juga punya dua buku desain kaos distro dengan Corel DRAW, bisa jadi salah satunya adalah yang dimaksud di sini. yang jelas bukan karangan saya.

    Perlu diketahui bahwa tulisan ringkasan di cover belakang adalah buatan dari penulisnya, bukan hasil resensi pihak lain. Jadi, hasilnya mungkin sekali sangat subyektif. Kalau mau beli buku, sebaiknya baca juga isinya terlebih dahulu.

  10. Saya senang sekali menemukan situs ini ketika sy mulai mendalami photoshop lagi(dulu pernah belajar tp tdk mendalam ketika msh mahasiswa), Terimakasih banyak mas Jeprie.
    Untuk bidang saya sebenernya di web tapi akhirnya merambat ke photoshop.
    Untuk bidang spesifik menggunakan Photosp sebenarnya ada bidang apa aja sih?
    Apa mas Jeprie juga menguasai CorelDraw?

    Sekali lagi thanks banget atas adanya web ini.

  11. Sebetulnya ada banyak hal yang bisa dilakukan Photoshop, salah satunya desain web. Selain itu ada desain interface, matter painting, desain ikon, menggambar anime, retouch foto, dan banyak lagi. Saya sama sekali tidak bisa menyebutkan bidang spesifik karena memang ada banyak yang bisa dilakukan Photoshop.

    Saya tidak menguasai CorelDRAW. Untuk vektor saya menggunakan Illustrator, tapi tidak banyak hanya sekadar untuk membuat path saja.

    Mudah-mudahan situs ini bermanfaat bagi semuanya.

  12. thanks, sangat bermanfaat. tapi ada pertanyaan mas jeprie, itu sebenarnya 8 langkah atau 9 langkah. mohon diperbaiki. karena nomor 5 double. trims. ditunggu kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s