Membuat Illustrasi dari Foto dengan Illustrator

Dalam tutorial ini, kita akan belajar cara membuat illustrasi vektor berdasarkan foto. Teknik ini biasa kita kenal sebagai tracing. Proses ini bisa dipercepat dengan penggunakan fitur Live Trace di Illustrator, namun jelas hasilnya tidak akan sebaik cara manual. Prosesnya tidak rumit namun butuh kesabaran ekstra.

Preview

Berikut adalah hasil akhir ilustrasi yang akan kita peroleh.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-21

Detail Tutorial

  • Tingkat Kesulitan: Pemula, Menengah.
  • Lama Pengerjaan: 3 jam.

Resource Yang Dibutuhkan

Untuk mengikuti tutorial ini, silakan ambil terlebih dahulu resource berikut:

Tutorial

Langkah 1: Mengenal Tool

Pembuatan illustrasi dari foto sebetulnya tidak sulit. Proses ini tidak menggunakan teknik-teknik rumit. Yang paling penting adalah kesabaran dan ketekunan. Dalam proses ini, saya hanya menggunakan dua tool yaitu tool Pen untuk membuat path dan tool Color Picker untuk mengambil warna dari foto. Untuk membuat bentuk-bentuk yang lebih rumit, kadang saya menggabungkan beberapa path dengan panel Pathfinder.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-01.jpg

Langkah 2: Organisasi Layer

Ilustrasi ini akan terdiri dari ratusan path. Untuk mempermudah, kita harus sejak awal memikirkan pengorganisasian layer. Langkah sederhana ini akan mempermudah proses menggambar. Dalam proses ini, saya menggunakan lima layer, untuk baju, warna kulit wajah, bentuk dasar wajah, kepala dan foto asli. Untuk mempermudah, Anda bisa melihat susunan layer dalam file AI yang saya sertakan di akhir tutorial ini.

Dalam prakteknya, kita akan mengaktifkan satu layer terkait dan mengunci yang lainnya dengan cara klik ikon kunci di depan layer. Ini akan memastikan agar gambar yang sudah kita buat tidak terganggu.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-02.jpg

Langkah 3: Menyiapkan Kanvas

Buat file baru di Illustrator dengan ukuran A4. Ambil gambar Sunbath lalu simpan ke atas gambar. Atur ukurannya hingga tepat sesuai pada kanvas.

Saya memilih gambar ini karena dua alasan, berkualitas baik dan berukuran besar. Kedua faktor ini akan mempermudah proses tracing di Illustrator.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-03.jpg

Langkah 4: Bentuk Dasar Wajah

Kita mulai dengan membuat bentuk dasar wajah. Bagian ini paling penting karena akan menjadi fokus dalam gambar. Ambil tool Pen lalu buat path mengikuti bentuk wajah hingga ke telinga.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-04.jpg

Langkah 5

Masih dengan tool Pen, gambar mata dan bagian-bagiannya. Dalam proses ini, saya ingin menghasilkan efek ilustrasi sehingga tidak ada terlalu banyak detail yang diambil. Langkahnya akan berbeda jika yang diinginkan adalah gambar tipe realist.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-05.jpg
tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-06.jpg

Langkah 6

Proses menggambar hidung berbeda dengan mata. Dengan mata kita memiliki garis batas khusus, dengan hidung kita cukup menggambar bayangan dan lubang hidung lalu membiarkan hidung terbentuk secara alami.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-07.jpg

Langkah 7

Proses menggambar mulut mirip dengan hidung. Kita cukup menggambar bagian yang penting saja.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-08.jpg

Langkah 8

Terakhir adalah menggambar rambutnya. Saya tambahkan beberapa detail rambut yang mencuat keluar agar tidak terkesan datar.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-09.jpg

Langkah 9: Pewarnaan

Untuk melakukan proses pewarnaan, kita harus memahami terlebih dahulu arah cahaya dan efek highlight-shadow yang dihasilkannya. Perhatikan bahwa di sini cahaya berasal dari atas, ini mengakibatkan bayangan berada di sisi kiri dan sebaliknya untuk highlight.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-10.jpg

Langkah 10

Gambar kembali wajah dengan tool Pen. Ambil tool Color Picker lalu klik wajah untuk mengambil warnanya.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-11.jpg

Langkah 11

Sembunyikan kulit dasar wajah untuk melihat kembali gambar referensi. Buat bayangan pada wajah, dengan tool Color Picker ambil warna dari bagian wajah yang lebih gelap.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-12.jpg

Langkah 12

Terus ulangi langkah ini hingga kita memperoleh lebih banyak area gelap dan terang. Lakukan proses ini secukupnya hingga gambar tidak lagi terlihat datar.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-13.jpg
tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-14.jpg

Langkah 13: Baju

Proses pembuatan sama saja dengan pembuatan wajah. Mulai dengan menggambar bentuk dasar baju. Jangan ragu untuk menggambar hingga keluar area kanvas. Kita bisa mengedit gambar hasil akhir ekspor dengan mudah menggunakan tool Crop di Photoshop.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-15.jpg

Langkah 14

Tambahkan area gelap dan terang. Anda bisa melihat tahapan yang saya peroleh di bawah.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-16.jpg
tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-17.jpg
tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-18.jpg
tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-19.jpg

Langkah 15

Langkah terakhir adalah membuat latar. Perhatikan bahwa saya tidak membuat latar yang terlalu rumit. Latar ini sangat sederhana, hanya terdiri dari beberapa kotak dengan sedikit kontras. Ini membantu fokus tetap pada objek utama, si perempuan. Selesai dengan pembuatan latar gambar, kita bisa menghapus foto referensi.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-20.jpg

Hasil Akhir

Seperti inilah hasil akhir yang saya peroleh. Hingga saat ini saya masih belajar Illustrator, untuk menghasilkan gambar ini saya butuh waktu hingga 4 jam. Jika sudah terbiasa dengan vektor, saya rasa ilustrasi semacam ini bisa diselesaikan dalam kurang dari 2 jam.

tutorial-membuat-ilustrasi-dari-foto-21.jpg

Download Link

Download File AI (1,1 MB)

Iklan

29 thoughts on “Membuat Illustrasi dari Foto dengan Illustrator

  1. Mantap bang! Cuma dibagian kerah agak sedikit canggung (terputus dari leher). Terus kalau untuk garis outline, mungkin bisa divariasikan ketebalannya dengan fungsi brushes, jadi tidak kelihatan datar. BTW, tutorial yang bagus, pasti sangat bermanfaat buat yang ingin belajar vector art dan illustrasi.

  2. Jarang-jarang nih liat tutorial di desaindigital.com objeknya manusia. Kalo boleh request, gimana kalo tutorial berikutnya gabungan foto real dan illustrasi, seperti Jurryt Visser itu om.

    Dalam setiap tutorial psd/ai, cara om Jep menentukan Detail Tutorial (tingkat kesulitan & lama pengerjaan) itu bagaimana ya? Misal untuk ‘lama pengerjaan’, apakah disimulasikan terlebih dahulu ke orang lain? Atau untuk ‘tingkat kesulitan’, apakah berdasarkan tools yang digunakan?

  3. Lama pengerjaan hitungannya murni proses pengerjaan dalam software, tidak termasuk mencari konsep, mencari inspirasi, atau mencari referensi. Tidak ada simulasi ke orang lain karena saya bukan Jakob Nielsen. ๐Ÿ™‚ Ini murni perkiraan saya saja dan biasanya dipotong, misal kalau saya bilang ini 2 jam, aslinya (yang saya lakukan) bisa 4 atau 5 jam karena itu biasanya termasuk mencari revisi, referensi, cari ide, dst.

    Kalau menghitung kesulitan sebetulnya rumit juga. Makin kita paham, sebetulnya pembuatan desain seperti ini selalu menggunakan tool dasar semua. Misalnya di sini, sebetulnya cuma menggambar bentuk dengan tool pen. Biasanya kesulitan ini kita hasil gabungan dari lama waktu dan pengalaman yang diperlukan untuk memperoleh hasil, bukan dilihat dari tool.

    Untuk tutorial gabungan foto dan ilustrasi ala Jurryt, saya benar-benar ga bisa. Itu jauh diluar kemampuan saya. Paling jauh cuma ilustrasi semacam ini yang bisa saya lakukan. Saya masih perlu belajar Illustrator, ini juga susahnya setengah mati. ๐Ÿ™‚

  4. wah semakin kren bang….
    wah kalau saya g bisa AI bang.. bisanya cuma COREL hehe.. tp kalau kayak ini mah dicorel butuh 5 menit jadi.. hahah…. ๐Ÿ™‚

    tp yang susah adalah bagaimana kita bisa menguasai teknik LIGHTx itu yang aku kurang menguasaix… xixixixixi

    trims bang sharex…

  5. Semua posting di DesainDigital tidak boleh dipublikasi ulang (kopas). Semua tutorial atau artikel ditulis eksklusif untuk DesainDigital.

    Terima kasih

  6. Kalau saya lebih suka memakai effect transparansi dan gausian blu supaya hasil Tracing terlihat real. Kalau mau lebih real kudu ditracing semuanya termasuk bagian paling kecil semisal sinar diujung hidung atau sinar dibagian gigi. Nice tutorial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s