Kumpulan Foto Letusan Merapi

Foto bisa memberikan pesan lebih mendalam daripada film. Karena sifat alaminya yang diam, kita diajak untuk lebih banyak berfikir dan merenung. Efek ini bisa Anda temukan pada foto-foto bencana letusan Gunung Merapi di bawah. Lewat foto-foto ini kita bisa merasakan kengerian dan ketakutan yang terjadi. Klik pada gambar untuk melihatnya pada ukuran yang lebih besar.

[hr]

Kumpulan Foto


Gunung Merapi mengeluarkan asap terlihat dari Desa Deles di Klaten, dekat Yogyakarta, 1 November 2010. (REUTERS/Dwi Oblo)

Rumah-rumah terbakar sementara para sukarelawan menyelematkan korban terbakar akibat erupsi Gunung Merapi di Desa Argomulyo, 5 November 2010. (SUSANTO/AFP/Getty Images)

Sukarelawan menyelamatkan korban-korban terbakar erupsi Gunung Merapi di Desa Argomulyo, dihancurkan oleh awan panas mematikan, 5 November 2010. (SUSANTO/AFP/Getty Images)

Petir menyambar ketika Gunung Merapi meletus, terlihat dari Desa Ketep di Magelang, provinsi Jawa Tengah, 6 November 2010. (REUTERS/Beawiharta)

Pepohonan mati dan abu menutupi rumah rusak dengan Gunung Merapi meletus di belakangnya. Terlihat di Sleman, provinsi Yogyakarta, Jawa Tengah, 6 November 2010. (BAY ISMOYO/AFP/Getty Images)

Sepasang sandal tertutupi abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi di desa terbengkalai Kaliadem, Yogyakarta, Indonesia. 2 Nov 2010. (AP Photo/Trisnadi)

Penduduk berkumpul untuk melakukan pemakaman masal di Sleman, Yogyakarta, Indonesia, Minggu, 7 Nov 2010. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Pepohonan mati dan lumpur menyumbat sungai, sisa awan panas dari letusan Gunung Merapi di Sleman, Jawa Tengah, 6 November 2010. (BAY ISMOYO/AFP/Getty Images)

Abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi menutupi sebuah desa di Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia, Minggu, 7 Nov 2010. (AP Photo/Trisnadi)

Tim SAR (Search and Rescue) mencari korban di Desa Wukirsari, Sleman. 7 November 2010. (REUTERS/Sigit Pamungkas)

Sebuah dapur ditutupi abu di Desa Cangkringan. 6 November 2010. (REUTERS/Dwi Oblo)

Burung peliharaan, mati ketika erupsi Gfunung Merapi, tergeletak di kandangnya di kampung terbengkalai Kaliadem, Yogyakarta, Indonesia. 2 Nov 2010. (AP Photo/Trisnadi)

Tape Radio Kaset meleleh karena abu vulkanik Gunung Merapi di desa terbengkalai Kaliadem, Yogyakarta, Indonesia. 1 Nov 2010. (AP Photo/Trisnadi)

Lava mengalir dari kawah Gunung Merapi. Diambil oleh kamera ber-exposure tinggi di Klaten. 2 November 2010. (SONNY TUMBELAKA/AFP/Getty Images)

Mount Merapi mengeluarkan lava dan asap ketika meletus kembali hari Rabu, terlihat dari Desa Sidorejo, Klaten. 3 November 2010. (REUTERS/Beawiharta)

Penduduk meninggalkan rumah mereka setelah erupsi berkelanjutan Gunung Merapi di Klaten ,Indonesia. Jumat, 5 Nov 2010. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Gunung Merapi meletus, terlihat dari Desa Wukirsari, Sleman, dekat Yogyakarta. 4 November 2010. (REUTERS/Beawiharta)

Yang tersisa hanyalah tunggul pohon. Desa Kinahrejo, Sleman, Indonesia. 27 October 2010. (Ulet Ifansasti/Getty Images)

Penduduk meninggalkan kawasan bahaya sementara Gunung Merapi melepaskan awan panas di atas Desa Balerante, Klaten. 1 November 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Penduduk mengawal polisi menggiring tersangka pencurian di desa terbengkalai di Sleman yang terletak di zona berbahaya Gunung Merapi. 1 November 2010. (ARYA BIMA/AFP/Getty Images)

Kopassus mengevakuasi paksa seorang nenek dari rumahnya setelah ledakan besar terjadi di Umbulharjo, Sleman. 30 October 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Seorang wanita sholat di penampungan sementara, Stadion Maguwoharjo Stadium di Yogyakarta. 5 November 2010. (REUTERS/Beawiharta)

Seorang gadis menangis di penampungan sementara di Bawukan, Indonesia. Jum’at, 5 Nov 2010. (AP Photo/AK Hendratmo)

Pemandangan dari penerbangan lokal jurusan Denpasar-Yogyakarta yang dialihkan ke bandara Surabaya memperlihatkan letusan gas dan debu setinggi 10 km dari puncak Gunung Merapi. 4 November 2010. (CLARA PRIMA/AFP/Getty Images)

Tim SAR dari Yogyakarta membawa korban letusan Merapi di Desa Ngancar, Sleman pada 8 November 2010. (CLARA PRIMA/AFP/Getty Images)

Tangan korban letusan Merapi, di antara kantung-kantung mayat di kamar mayar rumah sakit di Yogyakarta, Indonesia, Jum’at, 5 Nov 2010. (AP Photo/Slamet Riyadi)

Seorang petani berjalan di ladang jagungnya yang tertutupi abu vulkanik dari letusan Merapi di Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia pada hari Minggu, 8 Nov 2010. (AP Photo)

Truk berisi pengungsi dari lereng Merapi melintas di tengah hujan abu pekat di Jalan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (4/11).

Gambar diambil dari Desa Balerante di Klaten memperlihatkan Merapi mengeluarkan awan panas pada 1 November 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Gunung Merapi melontarkan material vulkanik terlihat dari Klaten, Indonesia, Selasa, 4 Nov 2010. (AP Photo/Irwin Fedriansyah)

Seorang pengemudi sepeda dan beberapa pengendara motor pada 30 Oktober 2010 di Yogyakarta, Indonesia. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Gambar ini memperlihatkan kehancuran di dekat Merapi setelah erupsi pertama pada 26 Oktober. Gambar diambil dari Desa Kaliadem di lereng Merapi di Sleman pada 31 Oktober 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Seorang wanita menggunakan masker melihat-lihat rumahnya yang tertutupi debu setelah erupsi pertama pada 26 Oktober, diambil dari Desa Kaliadem di lereng Merapi, Sleman pada 31 Oktober 2010.(ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Sebuah gerobak dan rumah yang ditinggalkan tertutupi debu setelah letusan Merapi pada 27 Oktober Merapi volcano eruption di Kaliadem, Sleman, pada 31 Oktober 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Seekor sapi tergeletak mati di tengah jalan sementara di sekitarnya semua tertutupi debu setelah letusan Merapi pada 27 Oktober. gambar diambil di Desa Kaliadem, Sleman on 31 Oktober 2010. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Dalam foto yang diambil hari Selasa, 2 Nov 2010, lava berkilau di kawah Gunung Merapi terlihat dari Deles, Jawa Tengah, Indonesia. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Penduduk desa memperhatikan Merapi meletus di Wukirsari, Indonesia, Selasa, 4 Nov 2010. (AP Photo/Trisnadi)

Penduduk lokal meninggalkan zona berbahaya ketika Merapi melepaskan awan panas di Desa Balerante, Klaten pada 1 November 2010. Gunung berapi paling aktif di Indonesia yang telah merenggut setidaknya 36 nyawa minggu lalu kembali menyebarkan awan panas dan menimbulkan kepanikan. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Seorang wanita menangis sambil membawa anak di tempat pengungsian sementara di Desa Keputran, Klaten, Jawa Tengah pada 4 November 2010, dekat Yogyakarta, Indonesia. Lebih dari 70,000 orang dievakuasi setelah zona bahaya diperluas hingga lebih dari 15km. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Tentara Indonesia dan sukarelawan membawa peti mati korban letusan Gunung Merapi dalam pemakaman massal di kampung dekat Yogyakarta, Indonesia.

Abu vulkanik menutupi bagian dalam rumah yang terkena aliran lahar pada 27 Oktober 2010.

Mukiji, yang kehilangan adiknya dalam erupsi Gunung Merapi, melihat rumah kerabatnya yang rusak di Desa Kinahrejo.

Seperti adegan dari film horor, pepohonan yang telanjang terkena awan panas mengelilingi bangunan rusak di Yogyakarta, Indonesia, 27 Oktober 2010.

Debu Merapi menutupi bagian dalam masjid yang rusak berat akibat erupsi. 28 Oktober 2010.

Ruangan tertutup debu-mengingatkan pada tragedi Pompeii-dekat Yogyakarta.

Gunung Merapi kembali mengeluarkan debu dan gas panas hari Rabu di Indonesia, dianggap sebagai gunung berapi teraktif di dunia.

Sesuai dengan namanya, Gunung Merapi—”fire mountain” di Jawa—meletus di Juni 2006.

Tertutupi debu Merapi, seorang pria dibawa ke rumah sakit di Sleman, Indonesia, 26 Oktober 2010.

Asap membumbung tinggi dari Gunung Merapi, salah satu gunung berapi paling aktif dan berbahaya di dunia. Ribuan penduduk lembah gunung berapi yang subur mengevakuasi ketika Merapi mulai meletus, mengeluarkan debu panas dan bebatuan tinggi ke angkasa.

[hr]
Semoga semua korban diberi ketabahan. Terima kasih pada para relawan yang telah berjuang keras menyelamatkan warga.

56 pemikiran pada “Kumpulan Foto Letusan Merapi

  1. Orang itu benar-benar ga punya pikiran. Di tengah-tengah musibah masih terpikir buat mencuri.

    Foto pencurian itu sengaja ditampilkan di sini untuk memperlihatkan bahwa ada banyak kondisi dalam suasana bencana. Mulai dari ketakutan, keindahan, ketakjuban, hingga keserakahan.

  2. Meski asli Klaten, saya baru satu kali sampai ke Deles, dan belum pernah denger nama desa Balerante sebelumnya. Denger-denger ya pas waktu disebut di bencana merapi akhir-akhir ini.

    Dulu, paling kena abu tipis-tipis kalau Merapi meletus. Yang sekarang ini bener-bener ngeri ya Mas.

    Tapi keluarga di Klaten aman kok. Mimbik-mimbik juga saya lihat foto ini.

  3. Sungguh besar kuasa Allah, jika Ia berkehendak cukup sedetik saja sebuah daerah hilang ditimbun abu vulkanik.
    Alhamdulilah 2 kali letusan ini kos saya tidak termasuk parah, cuma pasir dan abu yang mengganggu pernafasan..

  4. Iya bg, Sempet mikir kalo keadaan kayak gini baru bisa pulih 10 tahun atau lebih..Tapi Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah sangat membaik! Turut berduka sama korban-korban merapi, Allah pasti punya rencana dibalik semua ini.

  5. bencana emang mengerikan, teringat di tempat saya juga mas sama seperti si ajir tuh.. semoga bisa di ambil hikmah dari peringatan-peringatan seperti ini..

    keren-keren ya fotografinya pengambilan setiap poto memilik makna..

  6. Melihat foto-foto tentang merapi, membuat kita berpikir dan merasakan betapa besarnya bencana tersebut, Semoga kepedulian kita kepada saudara2 lain tidak hanya saat ada musibah. Boleh dishare gak ya Foto2 diatas ?

  7. Allah memiliki cara untuk mengingatkan hambanya. Banyak bencana artinya ada sesuatu yang salah dengan negeri ini. Para pemimpin harus memikirkan hikmah dari kejadian ini, jangan sekadar memikirkan pencitraan.

    Begitulah bedanya foto dengan film. Kalau film, kita lebih banyak menerima informasi tanpa banyak berfikir. Dengan foto, kita diajak untuk mengamati setiap detail dan kemudian mengambil kesimpulan sendiri.

  8. Semua foto ini bukan punya saya. Klik pada gambar untuk melihat halaman aslinya. Nama fotografer disertakan juga di bawah setiap foto.

    Kalau mau di-share lagi, sebaiknya menggunakan cara yang sama. Sertakan link asli dan kredit ke pemilik foto.

    Kalau untuk di blog sendiri, copy terlebih dahulu ke server sendiri jangan hotlinking ke situs lain.

    Lebih mudahnya, share saja via jaringan sosial.

  9. Rumah saya di Jogja hanya berjarak dalam radius 23 KM dari puncak Merapi, Mas Jeprie. Gunung Merapi sangat jelas terlihat dari arah rumah saya. Hem, foto-foto ini cukup menggambarkan dengan jelas betapa ngerinya letusan gunung Merapi ini. Bagi yang belum pernah menyaksikan bencana ini secara langsung, melihat foto ini sudah cukup mewakili. Semoga musibah ini segera berakhir sehingga penderitaan saudara-saudara kita segera berakhir. Amin

  10. 1 km dari Candi Mendut. korban jiwa sejauh ini yang saya tahu tidak ada. tapi seperti yang di beritakan di tv, daerah kami porak poranda. sampai hari ini 11 November 2010, listrik belum nyala, hanya beberapa titik saja yang memang tidak padam

  11. Sayangnya Indonesia masih memiliki banyak bencana potesial, mas. Selain bencana alam yang tidak bisa dihindari, masih ada bencana yang kita buat sendiri. Misalnya, privatisasi Kratakau Steel. Ini juga sama-sama bencana jangka panjang, yang aneh ini dibuat oleh kita sendiri.

    Ada foto teman di FB. Malam hari rumahnya terlihat merah karena pantulan padahal jaraknya 27 km.

  12. Smoga krban twas gnung merapi d’trima d’sisiNya….
    dan smoga krban yg slamat d’brikan k’kuatan untk mnjlani khidupan……
    amien

  13. Penduduk Lereng Selatan Merapi — Kinahrejo dan sekitarnya — adalah potret masyarakat ideal Indonesia. Seperti yang dijelaskan di buku PMP, mereka ramah, sederhana, pekerja keras, dan menjaga lingkungannya. Hampir bisa dipastikan masyarakat Yogyakarta tidak menyadari siapakah yang telah menjaga sumber-sumber air dan penghidupan mereka.

    Sayang sekarang semuanya tinggal cerita dan foto. Mbah Maridjan, Mbah Pujo semuanya telah meninggal membawa semua pengetahuan tentang seluk-beluk Merapi. Kinahrejo telah rata terbakar awan panas, tetapi saya cukup yakin kalau masih ada Pohon Kina yang tersisa disana.

  14. Great pics!!!………I can’t cry hard enough………semoga bencana ni cepat berlalu dan dapat menjadi cermin u kita semua dalam melangkah dalam hidup ni menjadi lebih baik lagi serta akan selalu ingat akan TUHAN!!!

  15. tq,mas sudah mengabadikan gambaran kekuasaan Tuhan ini semua .semogga menjadi pengingat bagi kita bahwa Tuhan dulu juga pernah melakukan pada umat nabi_nabi terdahulu.yang tak mau mengindahkan peringatan nabi nabi-Nya,(suaib,umatnya suka koropsi,Luth umatnya suka Zina dll)

  16. Saat ini abu merapi merusak lahan pertanian, perikanan, peternakan & pariwisata, Laharnya merusak jaringan irigasi. Kemungkinan besar ekonomi daerah lereng Merapi akan lumpuh beberapa waktu kedepan.

    Seminggu sebelum letusan, saya sempat melakukan pendataan aset bendungan di K. Krasak, K. Kuning, dan K. Opak. Beberapa berjarak sekitar 10KM dari puncak. Sepertinya bendungan-bendungan tersebut sudah jebol sekarang.😦

  17. *speechless*

    Ah, kalau gak disuruh pulkam mungkin saya udah jadi relawan di sana. sekarang masih ragu mau balik lagi ke Jogja apa nggak. Kampus masih tutup soalnya😦

  18. mendengar lgs crt dr slh 1 pewarta foto yg ada dlm kumpulam foto ini keadaan dsn sungguh tak pernah dibayangkan sblmnnya…sebuah moment yg tak mungkin terulang n jgn smp terulang kembali…salut utk pewarta2 foto dr AP, AFP, REUTERS…

  19. Bencana letusan merapi kmrn kmbli mengusik kenanganku 16th silam(22nov1994).pdih&hncrny ht dg sdr2ku yg skrng trtmpa msbh ltsn merapi,krn 16th yg ll prstw ini jg ak almi.ayah,ibunda srt kakakku mnnggl akbt ltsn mrpi,jg rmhku hncr.jd tbhkn ht,Allah pny rncn trbaik bwt kt sma.trmksh foto2ny,kenngan mmg kdg manis tp trkdg pahit sx.

  20. salam bwt sma jurnalis yg tlh mngabdkn prstw ini.Smg bkn hny fktr materi tp trlbh fktr moral srt ht nurani mmbntu mngingtkn sma umat mnsia akn kbsrn Ilahi,shg mngingtkn kt untk sll brsrh dr.

  21. Fotony keren mas, foto2nya membuat saya terdiam sejenak, betapa dahsyatnya peristiwa merapi di atas..ijin share…

  22. Hari ini tepat 5tahun tragedi merapi yang mengamuk dan memporak porandakan apa yang ada di sekitarnya.. Hal yang tidak akan saya lupakan dan akan selalu ku kenang . 5 tahun berlalu tetapi duka itu masih melekat di fikiranku.. Kala itu kami hanya bisa pasrah kpd allah yme , Warga , dusun ngentak , gulon , salam , magelang.. 15km dari puncak merapi ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s