Autoblogging Itu Menyebalkan. Titik!

Saya telah membaca beberapa artikel yang menyarankan blogger untuk menggunakan software Autoblogging di situsnya. Beberapa hari lalu, saya juga menemukan komentar di blog lain yang bertanya tentang penggunaan software Autoblogging. Bagi saya, Autoblogging menyebalkan. Autoblogging adalah salah satu dosa besar blogger, bahkan pelakunya sama sekali tidak pantas disebut blogger.
[hr]

Apa itu Autoblogging?

Kita mulai dengan definisi, apa itu Autoblogging? Autoblogging adalah software (atau plugin) yang bisa menghasilkan posting blog secara otomatis. Di bawah adalah definisi dari salah satu software Autoblogging populer, WProbot.

WP Robot is a powerful and easy to use autoblogging plugin for WordPress weblogs allowing you to turn your blog on complete auto-pilot and drip-feed it with fresh content in regular intervals you specify. And the best part: The posts created will be targeted to any keyword you enter and any topic you could ever think of!

Terdengar menarik bukan? Menulis post blog baru bukan sesuatu yang mudah, apalagi post blog yang berkualitas. Pertanyaannya besarnya, bagaimana bisa menulis dilakukan secara otomatis? Tidakkah itu terdengar ganjil? Anda tidak mungkin menggunakan software untuk menulis buku. Puluhan tutorial di situs ini juga mustahil ditulis secara otomatis menggunakan software. Jadi, bagaimana proses yang sesungguhnya?

Software autoblogging sebetulnya akan mencari posting-posting dari blog lain, sesuai dengan kriteria yang Anda gunakan, lalu menjadikannya posting situs Anda. Ya Tuhan, bukankah itu mencuri? Yeah benar! Software autoblogging secara sederhana mencuri posting dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Premis awal, tidak ada yang bagus dari mencuri.

Membantah Alasan Pengguna Autoblogging

Saya sudah katakan dengan jelas di judul artikel ini, Autoblogging menyebalkan! Saya juga mengatakan bahwa Autoblogging adalah pencurian. Tetap saja para pengguna autoblogging selalu memiliki alasan pembenaran.

  1. Bukankah tujuan semua blog untuk berbagi?
  2. Bukankah semua blogger ingin menyebarkan tulisannya?
  3. Bukankah blogger memperoleh backlink yang menguntungkan situsnya?
  4. Bukankah situs-situs besar juga sering kali mengambil berita dari situs lain?
  5. Saya hanya berniat baik. Ilmu bagus perlu disebarkan.

Argumen-argumen di atas sebetulnya dangkal. Pertama, betulkah semua blogger ingin berbagi ilmu? Benar sekali, mereka secara sukarela berbagi ilmunya. Saya berbagi skill Photoshop, Richard Fang berbagi intuisi desain webnya, Fabio Sasso berbagi inpirasi yang diperolehnya setiap hari. Semua blogger berbagi di situsnya masing-masing, tapi tidak membaginya ke semua situs. Saya juga menulis tutorial di situs lain. Ya, itu juga berbagi. Tapi saya dibayar untuk itu. Apakah pengguna Autoblogging membayar untuk tutorial itu?

Kedua, sebagian pengguna Autoblogging menuliskan link ke artikel asli. Bukankah itu berarti backlink yang bisa mengangkat PR situs di mata Google? Ini sungguh pemahaman yang salah. Google tidak begitu saja memperhitungkan semua link. Link dari situs-situs tidak berkualitas tidak akan diperhitungkan sama sekali. Nah, kira-kira situs pengguna autoblogging berkualitas atau tidak? Apakah pemilik blog asli akan tertarik dengan backlink dari situs semacam itu?

Ketiga, beberapa situs besar juga mengambil berita dari situs lain. Ya, memang ada beberapa situs besar dengan reputasi bagus yang secara rutin mengambil berita dari situs lain, misalnya Hizbut-Tahrir Indonesia dan Michael Moore. Perlu diketahui bahwa mereka memilih sendiri berita yang diambilnya dan tidak membabi-buta berdasarkan algoritma mesin.

Keempat, berniat baik ingin menyebarkan ilmu. Pertanyaannya, apakah tidak ada cara lain untuk ini? Bisa sedikit lebih kreatif?

Autoblogging Tidak Menghasilkan Artikel Berkualitas dan Unik

Dalam prosesnya, autoblogging akan mengambil post dari situs lain lalu memasukkannya ke situs Anda. Kedua artikel ini akan sama persis. Akankah pembaca tertarik dengan artikel yang juga ada di situs lain? Tentu saja tidak. Blog berkualitas hanya akan menampilkan artikel berkualitas dan unik, tidak ada di tempat lain.

WProbot sedikit lebih pintar dari software lain dan bisa menghasilkan konten yang unik. Coba baca caranya di bawah.

If that’s still not enough to impress you, here is another nice feature: With the translation module WP Robot can translate any post it creates before adding it to your weblog by using Google Translate. By translating the content several times (for example from English to German to English) WP Robot can add instant unique, English content to your weblog!

WProbot akan membuat kontent yang dicurinya unik dengan cara menerjemahkannya secara berulang-ulang. Misalnya, diterjemahkan ke Inggris, Jerman, Urdu, Arab, lalu kembali diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Hah! Coba bayangkan akan seperti apa hasilnya! Terlebih lagi, proses penerjemahan ini dilakukan dengan Google Translate.

Dilihat dari SEO, Autoblogging sebenarnya berbahaya. Google tidak bodoh. Google bisa dengan mudah mengenali artikel curian dengan mengenali link internal yang menuju ke situs asli. Jika ini terjadi, Google tidak akan segan-segan untuk memberikan hukuman. Ini pasti dilakukan karena Google ingin menghasilkan pencarian yang akurat. Di forum ini, Anda bisa membaca cerita situs Autoblogging yang mendadak hilang di Google.

Update: Silakan baca juga komentar berisi pengalaman menarik dari Kudiarto.

Ehm, Saya Blogger Pemula? Apa Ada Alternatif Lain?

Menghasilkan posting blog berkualitas tentu saja butuh waktu. Jika Anda tidak punya banyak waktu, cobalah mengurangi posting blog Anda. Tidak perlu bernafsu posting setiap hari. Seminggu sekali dengan postingan berkualitas lebih disukai dari pada banyak postingan sampah, apalagi curian.

Untuk memperoleh artikel yang unik tidaklah begitu sulit. Anda tinggal mencari beberapa artikel lalu tulis kembali menggunakan bahasa Anda sendiri. Ini bukan mencuri tapi terinspirasi. Tentu, jangan lupa untuk menyebutkan artikel-artikal itu sebagai referensi.

Jika tetap tidak bisa, kenapa tidak jadi kolektor. Saya setiap minggu mengumpulkan artikel dan tutorial terbaik dari internet lalu menuliskannya dalam Link Minggu Ini. Ini bukan mencuri, pemilik artikel asli tetap memperoleh traffik dan situs ini memperoleh posting baru. Win-win solution!

Jika tetap tidak bisa, berhentilah ngeblog! Ada banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan. Mungkin ngeblog memang bukan buat Anda.

Mencegah Autoblogging

Salah satu software autoblogging, Autoblogged, menggunakan RSS atau Atom feed untuk sumber pencuriannya.

AutoBlogged is a powerful autoblogging plugin for WordPress that automatically creates blog posts from any RSS or Atom feed.

Jadi, cara termudah untuk menghindari autoblogging adalah dengan hanya memberikan ringkasan di dalam RSS feed. Namun ada masalah lain yang muncul, ini bertentangan dengan filosofi dasar RSS, mempermudah pengunjung memperoleh konten. Apakah logis bagi kita mengorbankan puluhan atau ratusan pembaca setia kita hanya karena ulah beberapa pencuri? Tentu tidak.

Cara berikutnya yang lebih baik adalah dengan menambahkan link internal ke dalam setiap artikel kita. Banyaknya link internal di dalam artikel akan memberikan kesan bahwa artikel itu berasal dari situs kita. Namun kita tetap perlu hati-hati untuk tidak memasukkan terlalu banyak link internal. Gunakan link internal dalam jumlah yang wajar dan masuk akal. Saya sendiri biasanya sudah merasa cukup dengan link internal dari related post di bagian akhir artikel.

Pengalaman Buruk Saya dengan Autoblogging

DesainDigital hingga saat ini tidak pernah mengalami pencurian konten melalui Autoblogging, paling beberapa copy paste artikel. Saya pernah mengalami beberapa kali pencurian konten untuk tutorial tamu di situs lain. Yang paling unik adalah tutorial saya di pv.mgarage. Hanya beberapa menit setelah publish, langsung muncul pingback dengan konten sama persis. Waktu itu, saya bahkan masih dalam proses mengedit beberapa kesalahan grammar dan spelling. Untuk tutorial itu, pv.mgarage membayar saya cukup mahal, situs pencuri memperolehnya secara gratis. Bayangkan saja jika Anda di posisi saya atau pemilik pv.mgarage, bagaimana komentar Anda tentang ini?

[hr]

Referensi

  1. 5 Reasons Why Autoblogging Sucks
  2. Top 5 Autoblogging WordPress Plugins
  3. Pengalaman, Tips dan Trik Menggunakan Autoblog Untuk Bisnis Online

[hr]

Autoblogging Menurut Anda

Bagaimana Autoblogging menurut Anda? Pernahkan memiliki pengalaman buruk dengan Autoblogging? Jika ada, saya berharap Anda mau berbagi di sini.

Iklan

68 thoughts on “Autoblogging Itu Menyebalkan. Titik!

  1. yang nambah bikin sebel adalah: kebanyakan situs autoblog dipake buat nyari duit. Kalau yang dipake buat nyari duit aja udah gak halal maka hasilnya pun jelas HARAM. titik!

  2. Mengikuti “Uncopyright”-nya ZenHabit. 🙂

    Autoblog lebih buruk daripada sekedar polusi informasi. Herannya, banyak autoblog yang bisa menduduki posisi bagus di SERP. Semoga robot-robot search engine bisa lebih cerdas lagi nantinya. 🙂

  3. Sepertinya alasan pembuatan mesin-mesin autoblog semacam SimplePie bertujuan baik. Saya suka dengan pendapat berikut

    I don´t agree at all. Look at news.google for example, it´s the same thing. Would you say that Google “steals” content? I would call it stealing, if someone doesn´t give credits to the source. Needless to say that an aggregated site even produces more traffic to the original source e.g. more visitors, readers, whatever. 😉
    Flhh

    Jika kita menggunakan tumblr, ada fitur yang cukup menarik yaitu “Reblog!” 🙂

  4. Memang jika sudah publish di web, kita harus siap dengan konsekuensinya.

    Untuk menghindari autoblogging, cukup dengan menambahkan saja beberapa link internal. Mereka pasti tidak akan mau menghabiskan waktu mengedit konten.

  5. Saya rasa ini tidak termasuk autoblog.

    Situs-situs besar jika mengambil berita dari yang lain pasti setelah melalui pertimbangan yang ketat. Traffik yang mereka berika juga cukup menarik bagi pemilik situs.

    Yang jadi masalah ialah ketika isi blog dicopy mentah-mentah. Apalagi jika ini bertujuan komersil.

  6. Saya sendiri tidak yakin ada situs yang berhasil mencari duit lewat autoblogging. Yang jelas, pihak pertama yang diuntungkan penjual softwarenya.

  7. I don’t have a problem with autoblogs that publish the intro snippets (like the first 2 sentences) and then links to the full original source, but I agree, I hate autoblogs that steal the entire post.

  8. Wow. I got brukhar in my site. Thanks for the visit!

    Yeah, they’re suck. Someone stole my tutorial just a minute after it’s published. I’ll kick his ass if I could find him.

  9. kayaknya solusinya cuma Google sebagai raksasa search engine..kalo google bisa membedakan yg mana original dan yg mana yg plagiat, serta sanksi banned utk autoblogging..otomatis pengguna autoblogging bakal berkurang dgn sendirinya. sayangnya robot Google skrg belum secerdas itu..

  10. Lagi-lagi tulisan inspiratip yang masih gak jauh dari SEO 😉

    Jadi ingat pas awal-awal ngeblog. Ada yang mengopas mentah-mentah tulisan saya ke dalam blognya. Untungnya saya sempat menyisipkan internal link ke postingan saya yang lain di blog yang sama. Berkat itu, beberapa pelaku-kopas-mentah-mentah berhasil ketahuan karena trackbacknya. Dan baru sekarang saya menyadari sedikit manfaat internal link berkat artikel ini 😛

    Btw, waktu proses bikin tutorial itu kok feednya bisa ampe bocor ke pencuri ya? Tutorialnya bukan ekslusif untuk member berbayar?

  11. Sebagai pemain mesin pencari terbesar, memang kuncinya ada di Google. Situs yang isinya autoblogging sudah lumayan bisa dikenali oleh Google, bisa dibaca di forum ini.

    Saya lihat SERP yang masih banyak terlihat. Mudah-mudahan bisa cepat diatasi karena itu mengganggu hasil pencarian.

  12. Sebetulnya tidak ada maksud membahas SEO di sini. Saya sering teringat dengan beberapa tutorial saya yang dicuri, padahal bayarannya cukup mahal. Ditambah lagi, beberapa hari yang lalu saya lihat ada yang bertanya tentang penggunaan software autoblogging.

    Semua tutorial di sana tidak eksklusif, tidak ada membership di sana. Kalau penulisannya sendiri eksklusif, maksudnya tulisan saya itu hanya boleh dimuat di pv.mgarage.

  13. sampai saat sebelum membaca tuisan ini saya belum tahu apa itu autoblogging.

    Yang menjadi pertanyaan sekarang sisi baiknya dimana? kalau banyak efek buruknya kenapa autoblogging tersebut dibuat & diterapkan?

  14. Ini pertanyaan sulit. Yang jelas pembuat software ini diuntungkan tapi entah bagaimana dengan pemakainya.

    Apa ada pengunjung yang mau datang ke situs yang isinya curian semua, walaupun di-update setiap hari? Berapa besar kemungkinan pengunjung tadi mengklik iklan? Saya rasa kecil sekali.

    Banyaknya posting tidak bisa dikatakan sebagai sisi baik. Banyak faktor yang membuat sebuah situs berkualitas. Ada juga situs yang tidak setiap hari tapi kualitasnya diakui.

  15. Biasanya yang menggunakan plugins ini blog-blog yang bertujuan meraup dollar.

    Blogger tidak seharusnya menggunakan pengaya ini, baik atau buruk sebuah tulisan, jika itu karya sendiri atau saduran, pasti akan terasa sentuhan manusianya. Itu yang penting bagi saya.

  16. Ya, tapi harus hati-hati juga dengan watermark. Kalau terlalu besar bisa mengganggu. Yang lebih bagus nama situs kita masuk ke dalam project, misalnya menggambar kamera dengan merk DesainDigital.

  17. Perlu dikaji lagi apa benar bisa meraih dollar. Resep memonetisasi kan sederhana, memperbanyak traffik, memperoleh kepercayaan pengunjung, baru mengeluarkan strategi monetisasi.

    Saya tidak yakin ada kepercayaan yang bisa diperoleh jika isi artikelnya curian semua.

  18. Mas Jeprie, saya ingin bertanya dulu sebelum berkomentar agar saya tak salah mendiskripsikan blog autoblogging. Yang dimaksud situs autoblogging itu persisnya yang seperti apa? Apa blog yang isinya copas full artikel blog lain? Apa blog yang mengambil judul dan artikel dengan mempreview isi artikelnya sebagian? Atau termasuk yang hanya menaruh link-link judul blog lain saja?

    Saya juga kurang suka dengan blog yang mengambil content situs/ blog orang lain. Saya masih bisa memaklumi kalau misalnya hanya mempreview beberapa link dari situs berita di sidebar atau mempreview judul artikel sahabat di blogroll. Tapi kalau autobloggingnya sudah jadi main contentnya, sependapat ini yang tidak bisa ditolerir.

    Sebetulnya ada jalan tengah kalau kita ingin mempublish ulang artikel blog orang lain. Cara pertama, seperti yang biasa Mas Jeprie lakukan tiap minggu dalam Link Minggu ini. Cara kedua, cara ini kadang saya lakukan, mempublish ulang dan kita beri kata pengantar atau editorial sedikit yang bisa mengomentari, mengapresiasi atau memberi catatan pada artikelnya. Saya rasa ini lebih elegan daripada copas mentah-mentah.

  19. Autoblogging ini lebih parah dari copy paste artikel karena semua dilakukan secara otomatis oleh software. Tidak ada lagi campur tangan manusia.

    Dari info di situs software autoblogging, pemilik situs tinggal memasukkan parameter konten yang diinginkan, misalnya keyword artikel, link RSS, berapa sering update dilakukan, dst. Biasanya situs ditinggal saja oleh pemiliknya. Kata penjual software autoblogging, pemilik situs tinggal menunggu uang mengalir dari adsense.

    Dalam contoh tutorial saya di pvmgarage, proses pencuriannya hanya beberapa menit setelah publish.

    Sebetulnya dengan menjadi kolektor, seperti di Link Minggu Ini hasilnya lumayan juga pak. Secara pribadi, saya memiliki kumpulan referensi artikel dan tutorial yang berguna, blog saya juga punya tambahan pengunjung rutin.

  20. dari pada autoblogging mending tidak nge-blog sama sekali, seperti saya.. wkwkwkwkwk

    menulis blog itu emang susah tapi klo mencuri artikel orang lain out of question

  21. Saya ngerti aja ndak dengan yang namanya Autoblogging, tapi untuk penjelasan diatas, sepertinya saya sudah mengerti kinerja utama Autoblog tersebut.

    Sebelum menjadi blogger “sebenarnya”, dulu saya sering juga membuat autoblogging (COPAS), seperti
    http://jakazulham.blogspot.com/2010/07/design-halaman-errorpage%5Bdot%5Dhtml dari desain digital dan http://jakazulham.blogspot.com/2010/06/desain-web-harus-bisa-coding%5Bdot%5Dhtml dari jurus grafis.
    Tapi seiring berjalannya waktu, saya juga sadar sendiri karena pekerjaan copas itu tidak baik dan tidak menampakkan diri kita yang sebenarnya.
    walaupun masih ada juga copas tapi saya ubah dengan gaya kata saya sendiri.

  22. Saya belum pernah menemukan blog pribadi yang menggunakan pengaya ini mas, dari beberapa yang saya jumpai semuanya berada pada blog yang dimonetasi 😀

    Berhasil atau tidak mendapatkan dollar, tentunya harus dikaji lebih jauh 😀

  23. Trims infonya.

    Autoblogging dan copy paste sepertinya sulit dibedakan. Artikel itu bisa jadi copy paste, waktu postingnya beda satu hari, Link referensi yang sengaja ditambahkan juga dihapus secara manual. Judulnya sedikit diubah.

    Bahkan artikel yang membahas pencurian konten juga dicuri. Gambar-gambar di artikel itu juga berasal dari situs ini (hot link), artinya selain mencuri artikel dia juga mencuri bandwidth saya.

  24. Cerita keberhasilan monetisasi ini cuma saya baca di situs penjual softwarenya. Saya belum tahu apa ada artikel testimoni betulan yang mengaku telah memperoleh dollar dengan cara ini.

  25. Hehehe….
    pencurian artikel yang sempurna 😆

    Kalau bandwith, mungkin tidak mas, karena link image tersebut mengarah ke flicker.

    Tetapi ada hal lain yang tidak bisa dia curi, ide dan roh artikel ini masih ada disini mas.

  26. Autoblog itu kemalasan..sucks deh, pokoknya. Klo begitu, saya setuju dengan ucapan Roy Suryo yg mengatakan bahwa 69% blogger itu penipun (jika mengetahui bahwa sangat banyak dari mereka yg menerapkan ini).

    Tapi ada yang lebih parah lagi, Auto Content. Yg ini betul2 lebih menyebalkan, bahkan lebih buruk lagi dari autoblog.

    Sayangnya, banyak blogger yang masih berpikiran bahwa ini halal.

    Oh my gosh T.T

  27. Link image memang saya kaitkan ke sourcenya di kredit karena memang ada syarat atribusi ke pemiliknya. Gambarnya sendiri sudah saya simpan di sini.

    Yap, betul sekali. Ide pertama memang di sini. Google pasti akan tahu bahwa artikel asli memang dari sini.

  28. Autocontent itu blog yang menggenerate/mengambil keyword dari hasil pencari di search engine dan menjadikannya content (lebih cocok dikatakan sebagai kumpulan vocabulary…lol). Isinya tidak relefan karena hanya berisi kumpulan keyword dari visitor.

    Gimana, parah gk tuh? Itu sebabnya banyak visitor yang nyasar karena pencarian di SE dikaburkan o/ auto-auto-an.

  29. Sepertinya ini lebih parah lagi. Walaupun bisa di posisi pertama Google, dalam 2 detik pengunjung bakal langsung menekan tombol Back. Percuma saja, ga akan ada gunanya.

  30. Well, 5 bulan lalu saya mencoba autoblog utk web yang saya gunakan utk mendulang adsense, pada bulan awal, wuiii! mantaps bung traffick meningkat tajam!,

    Tapi lambat laun traffic itu hilang tanpa bekas, karena google telah memasukan webweb tersebut ke “sandbox” kemudian pagerank pun direset menjadi “0” padahal sebelumnya pagerank “6” wohoooo! sadis!

    Sebuah hukuman yang pantas saya trima! dari situ saya memulai dari awal kembali dan segera meninggalkan semua trik-trik autoblog, yah selain hukuman google tentu saja ada hukum etik yang harus kita pegang teguh antar blogger, thanks brur! artikel yang menarik.

  31. Terima kasih sudah berbagi pengalamannya.

    Adsens-nya sendiri bagaimana? Selama 5 bulan itu menghasilkan berapa? Saya mau tahu juga, pernyataan autoblogging bisa menghasilkan uang tanpa susah payah.

  32. well, autoblog akan menghasilkan jika menggunakan strategy multiblog, utk itu saya menggunakan beberapa blog,

    utk kasus saya : 30 blog dengan domain pagerank yang tinggi (domain saya dapat dari membeli) kemudian saya aktifkan dengan autoblog itu, masing-masing blog menggunakan katakunci yang berbeda,

    alhasil, perbulan 1 blog bisa menghasilkan rata-rata 30 usd, nah tinggal kali 30 blog = jadi kisaran ada di 900an tapi tak lama kemudian, kena sandbox, semua link hilang dari google, akun adsense sempat dibekukan (namun akhirnya bisa diaktifkan kembali).

    tidak ada sesuatu yang gratis, dan hampir saja saya kehilangan akun adsense kesayangan ha..ha…ha… 🙂 jadi setelah kejadian itu, saya bersyukur saja dengan pendapatan adsense saya yang tidak seberapa yang penting hasil dari blog (tulisan/pikiran) saya sendiri ha..ha…ha… 🙂

    benar kata masbro jeprie, hakikat ngeblog itu keindahan berbagi, autoblog bukanberbagi tapi mencuri berjamaah ha..ha..ha.. ^_^

    oh iya, ini salahsatu blog yang saya tulis dengan jujur http://www.joomlacube.com <==== meskipun belum menghasilkan tapi karena ditulis dengan kejujuran saya enjoy ajah utk itu.

  33. Setuju mas, itu namanya mau enaknya saja g mau usaha. tapi kok herannya blog blog seperti itu kok bisa nangkring di posisi atas di google, bahkan blog aslinya kalah sama autoblog-2 tersebut.

  34. Setahu saya, sekarang situs autoblog tidak lagi muncul di halaman depan Google. Google sudah cukup pintar untuk mengenali situs autoblog. Kalau SERP masih muncul di depan, isinya lagi-lagi hasi search dari Google.

    Karena situs kita publish artikel lebih awal, didesain lebih baik, memiliki konten lebih berkualitas, saya rasa autoblog sudah tidak ada gunanya sekarang.

  35. autoblog itu menambah semakin banyak sampah di jagat maya. titik!
    mau nyari apa… eeh ketemunya apa. yg kasihan akhirnya searcher

    yg kedua, justru situs2 berkualitas jadi tenggelam ketutup sm kemunculan mereka di SE 😦

  36. Betul sekali, padahal sering kali situs-situs berkualitas membayar untuk kontennya. Sama seperti kasus yang saya alami ketika menulis untuk pvmgarage.

  37. Saya bukan seorang blogger. Tapi seorang flipper. Saya biasa membuatkan website yang kebanyak dari negeri paman sam dan berbahasa inggris. Terlepas dari hal diatas, google tetap lebih menyukai unique articles. Dan dalam pembuatan content saya yang mencarikan keyword dan meminta pemesan untuk membuat artikel unik. Sebagian lagi dari PLR (Private Label Rights) yang artinya artikel boleh dikemas lagi dan diclaim sebagai miliknya. Ini aturan main yang berlaku.

    WP Robot merupakan sebuah plugin yang sangat saya anjurkan, namun bukan untuk men-embed artikel lain. karena kalau kita masuk kedalam pengaturan WP Robot, maka yang ada adalah pengaturan untuk mengambil digital produk dari beberapa web afiliasi seperti Clickbank, Commision Junction, Amazon, Youtube.

    Jadi walaupun saya sepakat untuk tidak membiarkan pencurian artikel, namun pemahaman WP Robot harus lebih diperluas. Karena WP robot bukan hanya pada autoblog. Lebih kepada monetisasi web melalui produk afliasi. Karena dengan keyword yang sesuai, WP Robot mampu memilihkan produk yang sesuai untuk ditampilkan dalam website kita dari ribua produk yang dimiliki amazon dan clicbank.

    Ini website yang saya buat untuk seorang di Inggris. Bagian Hot Produk merupakan Aplikasi WP Robot. Sedangkan artikel 50% unik dan sisanya merupakan PLR.

    Link : http://www.jobs4u.co

    Terimakasih

  38. Saya tidak mengurangi pemahaman WP Robot. Definisi WP Robot saya ambil dari situs resminya.

    Saya percaya bahwa tulisan berkualitas tidak mungkin dihasilkan oleh software. Tulisan berkualitas dihasilkan setelah mencari referensi secukupnya lalu diramu dengan kemampuan menulis kita.

    Saya sudah melihat kategori Hot Product. Penggunaan WP Robot dalam meng-generate daftar produk tidak menjadikannya menarik atau unik, sama saja dengan berbagai situs lain yang sama-sama menggunakan software auto blogging.

  39. yeah.. derajat terendah dari seorang blogger adalah ketika melakukan pembajakan content secara membabi buta,terlebih dengan mengandalkan sebuah mesin..benar sekali..apapun namanya tetap menyebalkan..saya sendiri jujur terkadang melakukan copy paste untuk beberapa berita dan informasi dari situs besar, dan yang saya copy jika artikel tersebut memmang memiliki kriteria berita,dan ilmu pengetahuan..tapi meski demikian saya tetap mencoba menampilkan/merubah artikel dengan penambahan gaya bahasa yang sekiranya itu lebin bisa menjelaskan kebiasaan saya dalam memposting sebuah artikel..bingung juga..apa saya benar atau salah dalam hal ini…mungkin ada sedikit pencerahan..dari saudara yang ada disini..terima kasih sebelumnya

    kritikan dan saran saudara yang disini adalah yang terbaik bagi saya

  40. Setuju, paling nggak seneng kalau lagi nyari artikel penting nyasar ke website Autoblog, apalagi kalau diputer puterin di website tersebut, enakan dia adsenenya bakal ke view terus. sekarang kalau nemu situs Autoblog tinggal masukan di http://www.google.com/reviews/t kalau masih lolos, pakein plugin di webbrowser…

  41. Sudah blog AGC dipakai buat cari duit secara instant, AGC juga didominasi oleh orang-orang Indo, benar-benar menyedihkan. Saya nggak akan pernah segan untuk melaporkan blog AGC ke Google selama saya masih terhubung dengan internet.

  42. Saya rasa belum tentu AGC didominasi oleh orang Indonesia. Mungkin Anda lebih banyak memperoleh link google.co.id atau teman yang cenderung fokus ke link lokal. Perlu data yang lebih akurat sebelum menyimpulkan seperti itu. 🙂

  43. sepakat, berbagi tidak harus mengcopy paste isi ke dalam blog sendiri, cukup share link blog yang asli…

    autoblogging sama dengan plagiat dan bikin orang g kreatif, karena malas nulis…

    Say No To Autoblogging! Lets being creative! 😀

  44. Lalu bagaimana dong, biar content asli kita ga dicuri oleh autobloging,, duh nyebelin jg klo gitu… bkin susah2,, hiks…

  45. Tidak ada yang bisa kita lakukan. Mencegah mereka sama saja dengan mempersulit pembaca asli kita. Sebetulnya, kita tidak perlu repot memikirkan mereka. Seiring perkembangan waktu, situs pencari dan para pengunjung akan bisa mengenali situs asli dan situs autoblog. Ketika ini terjadi, pasti mereka akan lebih mempercayai situs asli yang tentunya memiliki reputasi lebih baik.

  46. wahh saya baru ketemu ama artikel yg beginian, terima kasih banget nih mas atas penjelasan artikelnya.
    saya kesel banget mas kalo ada blog yang make autobloging kaya gitu, ngerugiin pencari informasi di internet bukannya informasi yg didapet malah cuma blog yg make autoblogging gitu yg nongol kaya blog sampah ngebuang-buang waktu muter2 di blog yg kaya gitu, kalo saya yg punya google udah saya banned semua blog yg kaya gitu(ya cuma bisa berandai2 sih) maaf mas kalo comment jadi kaya curcol tapi emang kenyataannya kaya gitu mao diapain lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s