Top Menu

Dapatkan buku The Power of Photoshop. Disertai bonus video tutorial. Harga: Rp 78.800 Rp 54.500

Review Theme WordPress Premium dari Woothemes

Di sini, saya akan berbagi pengalaman tentang fitur yang bisa Anda peroleh dari theme premium. Apa yang tulis di sini berdasarkan pada pengalaman saya menggunakan theme premium Woothemes.

Review Theme WordPress Premium Woothemes

Review ini sama sekali tidak disponsori oleh Woothemes atau pihak lain. Link referral digunakan dalam setiap link ke Woothemes, Anda dipersilahkan menghapusnya jika dirasa membuat Anda tidak nyaman.

Ada Apa di Woothemes?

Woothemes adalah salah satu dari beberapa penjual theme wordpress premium terbesar di dunia. Dalam dua tahun, Woothemes secara diam-diam memperoleh 2 juta dollar dari penjualan theme-nya. Angka yang sangat fantastis! Woothemes terkenal dengan kualitas theme yang sangat bagus dan mudah di-kustomisasi. Ketika artikel ini ditulis ada 77 theme yang tersedia di Woothemes. Kebanyakan themes ini dirancang untuk WordPress, beberapa di antaranya bisa untuk ExpressionEngine, Drupal, dan Thumblr.

Review Theme WordPress Premium Woothemes

Harga Theme

Setiap theme dijual dengan harga $70, plus bonus 2 theme. Ketiga theme ini digunakan dengan lisensi Standard. Anda diizinkan untuk menggunakan theme itu pada beberapa theme selama masih milik sendiri. Jika ingin memasang di situs lain, misalnya klien, kita harus membeli lisensi Developer dengan harga yang lebih mahal, $150. Semua theme secara rutin terus di-update. Pembeli memiliki akses seumur hidup terhadap update theme yang dibelinya. Anda bisa juga mendownload semua theme dengan membeli sistem keanggotaan.

Review Theme WordPress Premium Woothemes

Pertimbangan Kenapa Saya Memilih Woothemes

Saya telah mempertimbangkan banyak theme premium sebelum memutuskan membeli di Woothemes. Secara umum, ada empat faktor yang menjadi faktor pertimbangan saya yaitu Harga, Kualitas, Update, dan Support.

Dibandingkan kompetitornya, harga themes di Woothemes menurut saya sangat murah. Dengan harga $70 per 3 theme, artinya setiap theme berharga $24. Di ThemeForest, setiap theme premium rata-rata dijual dengan harga $30.

Support dari Woothemes

Dengan membeli resmi, Anda memperoleh akses ke dokumentasi setiap theme, tutorial, dan dokumentasi framework theme Woothemes. Melalui resource-resource ini, Anda bisa memanfaatkan semua fitur yang tersedia seperti pemasangan share atau tombol dengan mudah melalui shortcode.

Di situs Woothemes tersedia forum tempat bertanya tentang banyak hal, mulai dari modifikasi CSS sederhana hingga mengubah kode PHP. Forum ini sangat aktif, Anda bisa melihat di bawah bahwa ada cukup banyak thread hanya dalam jarak satu jam. Forum ini dijawab oleh para sukarelawan yang juga berafiliasi dengan Woothemes, di sana disebut dengan Woothemes Ninja. Saya sudah mencoba bertanya di forum ini dan bisa langsung terjawab dalam satu jam.

Review Theme WordPress Premium Woothemes

Setiap theme secara rutin di-update untuk menyesuaikan dengan perubahan core wordpress atau sekadar menambahkan fitur-fitur baru. Yang paling saya sukai di sini, update bisa diakses seumur hidup.

Review Theme WordPress Premium Woothemes

Membandingkan dengan Woothemes Bajakan

Ada banyak situs yang secara ilegal membagikan theme premium, termasuk dari Woothemes. Saya bahkan melihat beberapa blogger lokal menggunakan theme Woothemes bajakan. Theme bajakan ini biasanya disisipi dengan link yang telah dienskripsi, biasanya tersimpan di footer. Link yang disisipkan biasanya menuju ke situs bajakan lain, porno, atau perjudian. Link ini bisa saja dihilangkan, namun kita tetap tidak bisa yakin dengan keamanan theme tersebut. Siapa tahu ada kode jahat lain yang dimasukkan ke sana.

Theme premium yang dibagi-bagikan di situs bajakan kemungkinan besar bukan lagi versi terbaru. Saat artikel ini ditulis, update terakhir theme Canvas hanya 5 hari lalu. Dengan membeli secara resmi, Anda dengan mudah memperoleh versi terbarunya.

Pengguna Woothemes bajakan juga tidak akan memperoleh support langsung. Di situsnya, Woothemes menyediakan tutorial yang secara spesifik untuk themenya. Pengguna theme bajakan juga tidak bisa bertanya langsung.

Point terpenting adalah penggunaan theme bajakan bisa menjatuhkan reputasi blog. Tentu kita juga tidak mau berurusan dengan hukum.

Theme Premium Woothemes Terlalu Mahal Untuk Saya

Woothemes juga menyediakan theme-theme gratis. Kualitasnya sama dengan yang premium. Baik gratis maupun premium menggunakan framework yang sama. Dokumentasi theme gratis juga tersedia. Sama seperti theme premium, theme gratis pun secara berkala di-update untuk memperbaiki atau menambah fitur tertentu. Bedanya Anda tidak memperoleh support yang telah dijelaskan di atas.

Kesimpulan

Mudah-mudahan artikel bermanfaat juga bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk membeli theme premium. Di artikel berikutnya, saya akan membandingkan antara theme gratis, premium, dan theme buatan sendiri (custom theme).

,

25 Responses to Review Theme WordPress Premium dari Woothemes

  1. Arif Riyanto 6 October 2010 at 9:19 pm #

    kemarin saya download yg versi free Skeptical 1.0, dan berniat memakainya untuk tema blog saya bro

    • Arif Riyanto 6 October 2010 at 9:31 pm #

      buat saya mending gratis tapi asli daripada bajakan :D

    • Jeprie 7 October 2010 at 6:21 am #

      Yang itu juga bagus. Ada pilihan untuk mengganti font. Kualitas theme gratis dari woothemes setara dengan yang bayar.

      Sayangnya, non-member tidak punya ke dokumentasinya. Dengan theme woothemes sebetulnya kita bisa menggunakan shortcode untuk sharing ke twitter, FB, like, tombol, dst. Caranya gampang.

      • Miftahudin 24 October 2010 at 7:53 am #

        gimana caranya

      • Jeprie 24 October 2010 at 7:59 am #

        Ada manualnya, aksesnya terbatas untuk member saja.

  2. satrya 7 October 2010 at 2:24 am #

    Yes bener banget mas, bukan beberapa lagi loh yg pakai theme bajakan. Banyak mas !
    Untungnya saya bukan pengguna, hanya untuk media pembelajaran saja theme2 bajakan, bukan untuk konsumsi :)

    Oia, bukannya elegant themes jauh lebih murah( $39/year) mas ?

    • Jeprie 7 October 2010 at 6:29 am #

      Saya tidak punya data lengkapnya, jadi saya katakan saja beberapa.

      Elegant themes juga kualitasnya bagus. Di sana sistemnya membership per tahun. Selama jadi anggota kita bebas mengambil semua theme dan update-nya. Jika tahun berikutnya tidak membayar keanggotaan, akses terhadap support dan update terputus. Kalau di woothemes, kita cuma bayar satu kali, support dan update berlaku seumur hidup.

      Kelebihan lainnya, Woothemes dikelola tim sementara elegant themes cuma projek seorang. Kalau berupa tim, kontinuitas perkembangan theme lebih meyakinkan. Jika dikelola seorang, ada resiko sakit, berganti profesi, mati, dst.

      Selain itu, sepertinya elegant themes tidak memiliki framework unik di themenya.

      • satrya 7 October 2010 at 11:30 am #

        Oh, iya memang benar sih juga sih.

        Iya betul mas, theme2 dari elegantthemes standard koding wp theme biasa, hanya beberapa fungsi dll, cukup sulit juga dipelajarinya :mrgreen:

      • Jeprie 7 October 2010 at 4:04 pm #

        Dengan penggunaan framework, mengganti theme ke theme wootheme lain jadi lebih mudah. Ada beberapa kelebihan lainnya dengan framework, saya sendiri belum baca, dokumentasinya saat ini masih dalam proses penulisan.

  3. biyan 7 October 2010 at 3:31 pm #

    lagi2 ngomongin bajakan.

    Pernah juga sih didiskusikan di forum perihal peng-Halal-an bajakan theme premium dengan alasan bahwa WP menganut paham Open Source.

    Klo memang begitu, halal kah?

    ***

    Oh iya, banyak juga user yang mengconvert theme premium ke berbagai platform (bukan saya lho, saya belum pernah mengconvert theme premium), sebenarnya ini diperbolehkan atau tidak c. Dari yg saya liat, dominan tanpa izin meski footer masih tetap ngelink ke doi.

    • Jeprie 7 October 2010 at 3:49 pm #

      Prinsip open source itu maksudnya kode intinya (core) terbuka bagi publik. Berbeda dengan software Adobe atau Microsoft, kita bisa melihat bagian paling dalam open source. Misalnya di WordPress file php yang digunakan tidak di-enkripsi, atau di Linux, kita bisa melihat kernel-nya.

      Theme premium memiliki lisensi berbeda, tergantung pemilik themenya. Misalnya woothemes dan studiopress menggunakan GPL. Dengan lisensi ini, theme bisa digunakan untuk tujuan komersil. Di woothemes, atribusi designed by woothemes, boleh kita hilangkan dan diganti dengan designed by nama kita.

      Karena wordpress open source, tidak otomatis theme premium juga bebas. Sama halnya dengan gambar yang kita buat di GIMP tidak otomatis jadi milik bersama. Tulisan yang kita buat di OpenOffice juga tidak jadi milik bersama kan?

    • Jeprie 7 October 2010 at 4:00 pm #

      Setahu saya desainnya sendiri tidak bisa diklaim. Misalnya google tidak bisa mengklaim desain latar putih dengan logo di tengah, tapi google bisa mengklaim kode yang digunakan untuk membuat desain ini.

      Tapi kalau copi seluruh desain, misalnya desain latar putih, logo dengan warna mirip google, posisi link yang sama, sepertinya bisa jadi masalah.

      Saran saya, kalau ada keraguan terkait copyright atau hal legal lainnya, sebaiknya hubungi langsung saja ke pihak terkait. Saya sendiri pernah nanya langsung ke Adii Pienaar, pemilik Woothemes, tentang lisensi theme, dan waktu itu dijawab langsung hanya dalam beberapa menit. Bisa dibaca dalam komentar di sini, http://www.desaindigital.com/faktor-yang-harus-anda-pertimbangkan-sebelum-menerima-tawaran-blog-tamu/.

      • eserzone 9 October 2010 at 2:09 pm #

        Oh gitu toh,,,, saya soalnya lagi belajar membuat theme degan meniru dari teplate lain… makasih penjelasannya ya bro

      • Jeprie 10 October 2010 at 7:49 pm #

        Meniru dalam artian untuk belajar tidak jadi masalah. Tapi jika kemudian itu dibuat publik, apalagi dikomersialkan, maka bisa jadi masalah. Harus hati-hati.

  4. aldy 8 October 2010 at 12:57 am #

    Yap, harga theme buatan woothemes memang menarik dan tergolong murah Mas, saya sih coba-coba buat sendiri dengan bantuan Bung Ganda Manurung.

    Simpel saja (menyesuaikan dengan kemampuan coding yang terbatas) dan kebetulan banyak bertebaran theme simple dan gratis untuk dipelajari system peng-codingan-nya.

    OOT, email sudah saya terima mas dan terima kasih atas kepercayaannya.

    • Jeprie 8 October 2010 at 6:43 am #

      Saya juga berminat membuat sendiri, namun sama sekali tidak bisa coding dan juga tidak punya waktu untuk belajar hal-hal baru. Jadi, saya ingin fokus pada aspek desainnya saja. Makin simpel sebetulnya makin bagus mas. Selain lebih mudah di-scan, desain simpel juga tidak beresiko.

  5. grandchief 8 October 2010 at 1:43 pm #

    Belum pernah mencoba untuk membeli theme premium mas,merasa masih belum dibutuhkan dan harganya juga lumayan.masih memanfaatkan dulu yang gratisan dan mencoba mengutak atik dalamnya

    • Jeprie 8 October 2010 at 5:44 pm #

      Sesuaikan saja dengan kebutuhan. Kalau saya selain mencari kualitas lebih, saya juga membutuhkan support. Ga enak nanya-nanya terus ke orang lain.

  6. Miftahudin 24 October 2010 at 7:57 am #

    Kalo pengin make tema wootthemes yang free, tapi telah dipake sama orang lain bahkan untuk kebutuhan komerisal gimana hukum dan resikonya?

    • Jeprie 24 October 2010 at 8:04 am #

      Theme free woothemes boleh digunakan untuk keperluan komersial.

      Resikonya, kalau theme gratis pasti banyak yang pakai. Desain situs kita tidak lagi unik. Bisa jadi menurunkan kredibilitas. Sama saja dengan jualan di blog gratis. Mana yang lebih meyakinkan, desaindigital.wordpress.com atau desaindigital.com?

      Untuk kebutuhan komersial, sebaiknya mengeluarkan modal dulu, beli domain, hosting, theme, dst. Jadi memberi kesan serius.

  7. luqman 22 November 2010 at 9:28 pm #

    Assalamu’alaikum..
    saya mau tanya bagaimana cara menjadikan themes yang sudah saya download di taruh di template blog saya… Saya sudah download salah satu template woo themes,, tapi saya tidak bisa memasukkan kode htmlnya ke blog saya.. karena tidak ada typenya yang cocok html.. tolong jawab di email saya mas..

    • Jeprie 23 November 2010 at 5:20 am #

      Waalaikumussalam.

      Maksudnya untuk blogspot ya? Setahu saya, Woothemes tidak menyediakan theme blogspot. Kalau memang beli, harusnya tanya-tanya dulu ke Customer Support-nya.

  8. Dicki Irfan 6 June 2011 at 2:54 pm #

    pak mau tanya, kalau beli prosedur pembeliannya mudah tidak untuk pengguna yang masih awam dan digunakannya gampang tidak, terima kasih ya

    • Jeprie 6 June 2011 at 3:49 pm #

      Pembeliannya mudah. Tinggal lewat PayPal. Penggunaannya sama saja dengan theme biasa yang gratis. Hanya di sini kita didukung oleh tim support, jika ada masalah dengan theme yang kita beli (bukan wordpress, plugin, server, atau hal lain yang tidak berhubungan dengan produknya) kita bisa bertanya dan memperoleh bantuan dari mereka.

  9. Eqi 9 July 2011 at 1:24 pm #

    Theme dari WooThemes memang lumayan bagus, dari sisi tampilan dan coding, dll. Tapi yang membuat saya kadang-kadang kurang senang dengan dia adalah banner nya yg selalu menyusup (tampil sendiri), mungkin karena sy pake yg gratisan. Tapi, sejauh ini saya belum pernah pake theme nya Woothemes untuk waktu yg lama. Soal nya kurang asik dimodifikasi. dan sering menjengkelkan!

Tinggalkan komentar Anda.